Maya Septha Tanggapi Isu Perselingkuhan dengan Andre Taulany Secara Tegas dan Jelas

Maya Septha baru-baru ini menjadi sorotan publik terkait isu perselingkuhan yang melibatkan Andre Taulany dengan seorang wanita yang disebut sebagai sinden pada tahun 2017. Menanggapi rumor yang beredar, presenter dan aktris ini dengan tegas membantah keterlibatannya dalam spekulasi tersebut.
Kekacauan ini bermula saat seorang pengguna media sosial mengangkat isu perselingkuhan Andre Taulany di kolom komentar unggahan terbaru Maya Septha. Pengguna tersebut bahkan menyebut Maya sebagai individu yang diduga memiliki hubungan dengan mantan suami Erin Wartia.
“Apakah mungkin saya dianggap sebagai selingkuhannya Andre di masa lalu?” tulis seorang netizen di kolom komentar, sebagaimana dikutip pada Jumat, 18 September 2026.
Maya Septha kemudian memberikan tanggapan yang singkat namun jelas terhadap komentar tersebut. “Nyasarnya kejauhan,” balas Maya, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap tuduhan yang tidak berdasar.
Tak hanya itu, Maya juga meluruskan kesalahpahaman mengenai anggapan bahwa dirinya pernah menjadi sinden di program Opera Van Java (OVJ). Ia menjelaskan bahwa acara yang pernah ia bawakan berbeda dengan program yang dikaitkan dalam rumor tersebut.
“Saya tidak pernah menjadi sinden di OVJ. Acara yang saya host adalah Talkshow di NET TV, bukan OVJ Trans7. Bahkan stasiun TV-nya pun berbeda,” tegasnya.
Pernyataan tersebut memperkuat bantahan Maya terkait dugaan keterkaitannya dengan sosok sinden yang sebelumnya disebut oleh Erin Wartia dalam pengakuannya mengenai pengalaman rumah tangga bersama Andre.
Nama Andre Taulany kembali mencuat setelah Erin Wartia mengungkapkan pengalamannya yang menyakitkan dalam kolom komentar di Instagram.
Saat seorang netizen mengaitkan kabar kedekatan Andre dengan Amanda Rigby, Erin mengaku pernah mengalami kejadian serupa di tahun 2017.
“Aku disakiti bukan hanya sekali ini. Dulu, pada tahun 2017, dia juga berselingkuh dengan sinden,” ujar Erin, mengungkapkan rasa sakit yang dialaminya.
Erin kemudian mengisahkan momen yang disebutnya terjadi ketika ia sedang menjalankan ibadah haji.
“Ketika lebaran haji, saya berada di Tanah Suci, sementara dia memilih untuk merayakan Idul Adha dengan silaturahmi ke rumah ibunya sinden itu, bukan ke rumah orang tuaku,” lanjut Erin.
Pernyataan ini menimbulkan rasa penasaran publik mengenai identitas perempuan yang disebut Erin sebagai sinden.
Setelah pernyataan Erin tersebar, warganet mulai melakukan penyelidikan mengenai sosok yang dimaksud. Spekulasi berkembang di media sosial dan menyeret beberapa nama perempuan yang pernah tampil di acara televisi.
Dari situ, isu perselingkuhan Andre Taulany semakin menghangat, dan berbagai pihak pun mulai memberikan pendapat mereka.
Dengan semakin banyaknya informasi yang beredar, masyarakat pun menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih dalam.
Maya Septha, sebagai salah satu figur publik yang terlibat, menunjukkan sikap proaktif dalam menghadapi isu ini. Ia menegaskan pentingnya fakta dalam menghadapi rumor yang bisa merugikan reputasi seseorang.
Sebagai seorang entertainer yang sudah berpengalaman, Maya menyadari betul bahwa isu perselingkuhan ini bisa menjadi bumerang jika tidak ditanggapi dengan benar.
Dalam dunia hiburan, seringkali rumor dapat mengganggu kehidupan pribadi seseorang, dan Maya berusaha untuk menjaga integritasnya sebagai seorang publik figur.
Di sisi lain, Erin Wartia juga berhak untuk berbicara tentang pengalaman pribadinya, meskipun itu dapat mengundang kontroversi yang lebih besar.
Dalam situasi seperti ini, dukungan moral dari penggemar dan masyarakat luas menjadi sangat penting. Masyarakat diharapkan bisa lebih bijak dalam menyikapi berita dan rumor yang beredar.
Belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Andre Taulany mengenai tuduhan yang dilayangkan oleh Erin maupun spekulasi yang beredar di masyarakat.
Isu ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi tanpa dasar yang kuat.
Sebagai publik figur, setiap tindakan dan ucapan mereka selalu diperhatikan, sehingga sangat penting untuk menjaga reputasi dan citra diri di hadapan masyarakat.
Masyarakat diharapkan bisa memberikan ruang bagi setiap individu untuk menjelaskan situasi yang dihadapi tanpa terburu-buru menarik kesimpulan.
Ke depannya, diharapkan situasi seperti ini tidak terulang dan setiap orang dapat saling menghargai serta mendukung satu sama lain dalam menghadapi masalah yang kompleks.
➡️ Baca Juga: Ranking Dunia 8 Tim Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Bukan yang Tertinggi
➡️ Baca Juga: Liverpool Pertahankan Kepercayaan pada Arne Slot Usai Kekalahan dari PSG di Piala FA




