AI Mengubah Paradigma Pekerjaan, Lebih dari Sekadar Alat Bantu di Era Digital

Kecerdasan buatan (AI) kini semakin meluas penggunaannya di berbagai sektor pekerjaan. Teknologi ini telah berkembang dari sekadar alat bantu menjadi bagian integral dalam proses kerja dan alur bisnis. Transformasi ini menjadi tema sentral dalam CIO Summit 2026 yang diadakan di Lombok pada 10 September 2026.
Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam acara tersebut adalah agentic AI. Teknologi ini memungkinkan implementasi kemampuan AI secara langsung dalam alur kerja, sehingga fungsinya tidak hanya terbatas untuk menjawab pertanyaan atau membantu tugas tertentu.
Perubahan dalam cara kerja menjadi fokus utama dalam diskusi tersebut. Fauzal Atmodirono, CTO Devoteam Indonesia, menekankan bahwa penerapan AI memerlukan perubahan dalam proses kerja, bukan sekadar pelatihan untuk penggunanya.
“Memberikan pelatihan kepada pengguna tidak akan mengubah kebiasaan mereka; yang diperlukan adalah perubahan dalam tahapan dan proses itu sendiri,” ungkap Fauzal dalam sebuah pernyataan tertulis pada 18 September 2026.
Untuk mendukung implementasi ini, Devoteam Southeast Asia telah membentuk AWT Agentic Work Transformation (AWT) Tribe. Tim ini berkomitmen untuk membantu klien merancang ulang cara kerja mereka dengan memanfaatkan teknologi agentic AI.
Selain agentic AI, data real-time juga menjadi aspek penting dalam diskusi. Akses data yang tersedia secara langsung sangat diperlukan untuk mendukung berbagai aplikasi AI secara efektif.
Dalam CIO Summit 2026, Devoteam juga mengumumkan kemitraan dengan SingleStore, penyedia platform data real-time. Kerja sama ini mencakup pengembangan kemampuan dalam bidang data dan analitik.
Perkembangan lain dalam dunia AI yang dibahas adalah Gemini melalui program Gemini Enterprise Transformation (GET) dari Google Cloud. Devoteam dinyatakan sebagai salah satu mitra terpilih dalam program ini.
CIO Summit 2026 mempertemukan para pemimpin bisnis dan teknologi dari Indonesia dan Malaysia. Diskusi tahun ini difokuskan pada bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan AI dan analitik untuk mengimplementasikan solusi yang lebih nyata dalam konteks pekerjaan.
➡️ Baca Juga: Lebih dari Tiga Ribu Penumpang Arus Balik Mudik Tiba di Terminal Pulogebang
➡️ Baca Juga: Peningkatan Infrastruktur Pendidikan di Daerah Tertinggal Indonesia




