Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

depo 10k depo 10k
lifestyle

Freya JKT48 Melaporkan Manipulasi Foto Menggunakan AI Grok ke Polisi

Jakarta – Kapten JKT48, Raden Rara Freyanasifa Jayawardana, telah mengambil langkah serius dengan melaporkan dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) Grok kepada Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan yang diajukan berkaitan dengan dugaan manipulasi foto yang kemudian disebarluaskan melalui berbagai akun di media sosial. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Murodih, yang menyatakan bahwa laporan Freya telah diterima oleh pihak kepolisian pada awal bulan Februari lalu.

“Polres Jakarta Selatan menerima laporan pada tanggal 5 Februari 2025 dengan nama pelapor RRFJ (Freya),” ungkap Murodih kepada wartawan pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dokumen laporan mencantumkan nomor LP/B/519/II/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Dalam laporan tersebut, Freya menyampaikan pengaduan mengenai dugaan manipulasi data elektronik yang beredar di berbagai platform media sosial.

Murodih menjelaskan, isu yang dilaporkan oleh Freya terkait dengan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur manipulasi data melalui media elektronik.

“Kasus ini terkait dengan pelanggaran yang diatur dalam Pasal 35 juncto Pasal 51 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 mengenai ITE,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa unggahan yang dilaporkan berasal dari beberapa akun media sosial yang diduga menggunakan teknologi Grok dan Swap. Dalam unggahan tersebut, foto yang digunakan seolah-olah memperlihatkan sosok Freya dalam berbagai periode antara tahun 2022 hingga 2025.

“Objek dalam kasus ini adalah postingan yang dibuat oleh pelaku dengan menggunakan akun @grok dan @swap, sehingga seolah-olah orang yang ditampilkan dalam unggahan tersebut adalah pelapor atau korban,” jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas laporan yang diajukan. Penyidik juga telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan untuk mendalami dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan ini. Rencana pemeriksaan terkait kasus ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026.

    ➡️ Baca Juga: Upaya Konservasi: Perlindungan Satwa Langka di Taman Nasional

    ➡️ Baca Juga: Kenapa Kreativitas Anak Sangat Penting di Era Modern

    Related Articles

    Back to top button