Ekspansi Pasar Gas Bumi: Strategi PGN Tingkatkan Permintaan Secara Berkelanjutan

Jakarta – Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), terus berupaya memperkuat strategi komersialnya dalam rangka memperluas pasar serta pemanfaatan gas bumi secara optimal.
Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, mengungkapkan bahwa langkah ini mencakup pengembangan infrastruktur, peningkatan konektivitas pasokan, dan penyediaan solusi energi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan di berbagai daerah.
“Strategi komersial PGN tidak semata-mata berfokus pada peningkatan volume distribusi dan pendapatan. Kami juga berkomitmen untuk menciptakan permintaan gas bumi yang berkelanjutan,” jelas Idham dalam pernyataannya pada Senin, 14 September 2026.
Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan energi yang unik, sehingga pendekatan komersial perlu disesuaikan agar semakin responsif terhadap dinamika tersebut.
Menurutnya, upaya ini dilakukan dengan memaksimalkan infrastruktur gas bumi yang telah ada serta mengembangkan konektivitas baru yang lebih efektif.
Selain mengandalkan jaringan pipa, PGN juga mengembangkan solusi alternatif melalui compressed natural gas (CNG) dan memanfaatkan liquefied natural gas (LNG) untuk menjamin fleksibilitas dan keandalan pasokan.
Ekosistem infrastruktur gas bumi yang dibangun oleh PGN meliputi lebih dari 33.000 km jaringan pipa serta fasilitas pendukung untuk CNG dan LNG, yang mendukung layanan kepada 822.561 rumah tangga, 2.842 pelanggan kecil, dan 3.310 pelanggan dari sektor industri dan komersial.
Dalam upaya memperluas pasar di berbagai daerah, PGN mengoptimalkan infrastruktur yang sudah ada dan mengembangkan skema layanan baru untuk menjangkau daerah yang belum terhubung langsung dengan jaringan pipa utama.
Salah satu contohnya adalah skema klaster CNG yang dikembangkan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk melayani sekitar 4.500 pelanggan rumah tangga serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor komersial.
Inisiatif ini menjadi salah satu alternatif pengembangan pasar gas bumi di area yang belum terjangkau oleh jaringan pipa transmisi utama.
“Dengan solusi di luar jaringan pipa, pengembangan pasar tidak harus selalu bergantung pada ketersediaan jaringan pipa utama. Kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang paling sesuai dengan karakteristik daerah dan kebutuhan pelanggan, sehingga manfaat gas bumi dapat dirasakan secara lebih luas,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Prabowo Tegaskan Pengusaha Bandel: 8 Tahun Tidak Berubah!
➡️ Baca Juga: Pelarian Anjasmara: Cara Atasi Stres Kerja dan Masalah Hidup




