Jaket Pelampung, Terpal, dan Galon Ditemukan dalam Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal Hilang di Selat Sunda

Tim SAR gabungan berhasil menemukan berbagai benda saat menjalankan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga anggota kru kapal yang hilang saat melakukan pemantauan di sekitar Gunung Anak Krakatau, yang terletak di perairan Selat Sunda, Banten.
Rizky Dwianto, Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, mengungkapkan bahwa barang-barang tersebut ditemukan oleh berbagai unsur SAR yang melakukan penyisiran di beberapa sektor wilayah pencarian.
Di Sektor V, KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk melaksanakan pencarian selama kurang lebih sembilan jam. Dalam operasi tersebut, KRI Teluk Gilimanuk berhasil menemukan sebuah jaket pelampung berwarna oranye dan sebuah terpal pada pukul 08.55 WIB.
Selanjutnya, di Sektor W, KAL Anyer juga melanjutkan pencarian selama sembilan jam di sekitar Teluk Belimbing, Lampung. Di sini, petugas menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye pada pukul 09.45 WIB.
Temuan lainnya diperoleh dari KM Bima, yang bekerja sama dengan RIB 02 Banten dan KM Garuda dalam pencarian di sekitar Pulau Gunung Anak Krakatau. Ketiga kapal tersebut menyisir area yang sama untuk mencari tanda-tanda keberadaan jurnalis dan kru yang hilang.
“KM Bima menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye di sekitar Pulau Rakata pada pukul 09.58 WIB,” tambah Rizky.
Sementara itu, RIB 02 Basarnas Lampung, yang melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi, berhasil menemukan satu terpal dan satu galon pada pukul 10.15 WIB, di bagian selatan pencarian di Pulau Sangiang.
“Seluruh hasil temuan selama operasi SAR hari ini telah kami serahkan kepada pihak berwenang, dalam hal ini kepolisian, untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,” jelas Rizky mengenai langkah selanjutnya.
Meskipun berbagai objek ditemukan, sejumlah unsur SAR lainnya masih belum menemukan petunjuk mengenai keberadaan delapan orang yang sedang dicari.
Delapan individu yang masih hilang berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada 7 September sekitar pukul 14.00 WIB, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Lima di antara mereka adalah jurnalis, termasuk M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.
Tiga orang lainnya adalah Warta yang bertindak sebagai nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu.
➡️ Baca Juga: Baseus Blade 100W Review: Power Bank Tipis Masuk ke Tas Laptop
➡️ Baca Juga: Peningkatan Pelayanan Nasabah dan Tata Kelola Sebagai Fondasi Transformasi Bisnis BNI




