Timnas Basket Indonesia Sudah Gugur Sebelum Upacara Asian Games 2026 Dilaksanakan

Timnas basket putra Indonesia harus mengakhiri perjalanan mereka di Asian Games 2026 lebih awal dari yang diharapkan. Dengan penuh kekecewaan, timnas basket Indonesia tersingkir tanpa meraih satu kemenangan pun setelah mengalami kekalahan 89-100 dari Arab Saudi dalam pertandingan terakhir Grup A yang berlangsung di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang, pada Minggu, 13 September 2026.
Meskipun Indonesia memulai pertandingan dengan harapan tinggi, berkat performa menjanjikan dari Abraham Damar dan rekan-rekannya, mereka berhasil unggul 19-9 pada kuarter pertama. Namun, Arab Saudi perlahan-lahan menemukan irama permainan mereka, yang memungkinkan mereka untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan di akhir kuarter pertama dengan skor 21-21.
Momentum permainan beralih ke tangan Arab Saudi pada kuarter kedua. Mereka tampil lebih efektif dan berhasil berbalik unggul dengan skor 50-41 saat memasuki jeda. Indonesia mengalami kesulitan untuk mengejar ketertinggalan pada kuarter ketiga, sedangkan Arab Saudi semakin menjauh dengan keunggulan 70-55.
Di kuarter terakhir, timnas basket Indonesia berusaha untuk memperkecil jarak, namun usaha tersebut belum cukup untuk mengubah keadaan. Derrick Michael menambah dua poin terakhir untuk Indonesia sebelum pertandingan berakhir dengan skor 89-100.
Abraham Damar menjadi bintang di timnas Indonesia dengan mencetak 22 poin, ditambah dengan tiga rebound dan satu assist, menunjukkan performa terbaiknya meski hasil akhir tidak memuaskan.
Di sisi lain, Arab Saudi memiliki Muhammad Abdurrahkman yang tampil sangat mengesankan. Ia menjadi kunci kemenangan timnya dengan mencetak 41 poin, disertai lima rebound dan lima assist, menjadikannya pemain yang sangat berpengaruh dalam pertandingan tersebut.
Kekalahan ini memastikan bahwa Indonesia tidak akan melaju ke perempat final Asian Games 2026. Sebelumnya, timnas juga mengalami kekalahan dari Jepang dengan skor 53-98 dan Korea Selatan dengan skor 48-102, menunjukkan kesulitan yang dihadapi tim sepanjang turnamen.
Hasil buruk ini mengulangi pencapaian yang sama pada Asian Games 2022, di mana timnas basket putra Indonesia juga tidak berhasil meraih kemenangan dalam seluruh pertandingan yang mereka jalani.
Salah satu masalah utama yang dihadapi Indonesia dalam laga melawan Arab Saudi adalah tingginya jumlah kehilangan bola. Timnas mencatatkan 14 turnover, sementara Arab Saudi hanya enam kali melakukan hal yang sama, menunjukkan betapa pentingnya penguasaan bola dalam pertandingan ini.
Efektivitas tembakan juga menjadi faktor penentu dalam pertandingan ini. Timnas Indonesia hanya mampu mencapai akurasi field goals sebesar 39 persen, sedangkan Arab Saudi jauh lebih baik dengan 50 persen. Pada Asian Games 2026, terdapat 12 tim basket putra yang dibagi ke dalam tiga grup.
Dua tim terbaik dari setiap grup berhak untuk melaju langsung ke perempat final, sementara dua tiket terakhir untuk mengisi slot delapan besar diberikan kepada dua tim peringkat ketiga terbaik dari ketiga grup yang ada.
➡️ Baca Juga: Peran Open Source dalam Mempercepat Adopsi AI oleh Pengembang dan Komunitas Teknologi
➡️ Baca Juga: Wamen BKKBN Pamer Program MBG dalam Sidang di Markas Besar PBB



