Video Viral Merokok di SPBU Makassar, Pertamina Lakukan Penyelidikan Mendalam

Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kini mengambil langkah serius setelah beredarnya video viral yang menunjukkan seorang individu merokok di area SPBU 73.902.01 yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian ini menuai perhatian yang besar, mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan oleh tindakan tersebut.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas terhadap insiden tersebut. Ia mengingatkan bahwa setiap kegiatan di lingkungan SPBU harus mematuhi standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang telah ditetapkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden tersebut terjadi pada hari Minggu, 29 Maret, ketika seorang pelanggan tengah melakukan pengisian bahan bakar. Setelah beberapa saat, individu tersebut meninggalkan area pengisian untuk menuju toilet, dan setelah itu terlihat merokok di sekitar area SPBU.
Lilik menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap aspek operasional di SPBU, termasuk untuk semua orang yang berada di dalam kawasan tersebut. Kejadian ini mengingatkan akan pentingnya menjaga keselamatan di area yang berisiko tinggi.
“SPBU merupakan zona dengan risiko tinggi, sehingga setiap orang, baik pekerja, mitra, maupun pengunjung, wajib mematuhi peraturan keselamatan, termasuk larangan merokok di seluruh area,” tambahnya, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang ada.
Ia juga menyatakan bahwa pengawasan terhadap kepatuhan prosedur keselamatan akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya untuk memastikan keamanan bersama di lingkungan SPBU.
Pengelola SPBU didorong untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan bahwa semua pihak yang berada di area tersebut memahami serta menjalankan standar keselamatan dengan disiplin. Ini adalah langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Menanggapi insiden ini, Sales Branch Manager Sulsel I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, mengungkapkan bahwa tindakan lanjutan telah diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali. Pihak SPBU memberikan peringatan kepada personel terkait yang terlibat dalam insiden ini.
Pertamina juga melakukan investigasi lebih lanjut, dan jika ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan operasional, sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku akan diterapkan. Hal ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam menegakkan standar keselamatan yang tinggi.
Dalam konteks ini, pihak Pertamina kembali menekankan bahwa kepatuhan terhadap standar keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Setiap pelanggaran, sekecil apapun, dapat menimbulkan risiko yang jauh lebih besar jika tidak ditangani dengan tegas dan konsisten.
Sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan, Pertamina terus mendorong peningkatan kesadaran akan aspek keselamatan di seluruh SPBU. Hal ini dilakukan melalui sosialisasi, briefing rutin, dan evaluasi berkala terhadap operasional di lapangan untuk memastikan bahwa semua pihak menyadari pentingnya keselamatan dan mematuhi aturan yang ada.
➡️ Baca Juga: Bakpao Gandum RoyalKueID: Camilan Praktis dalam Ekosistem Pemberdayaan BRI
➡️ Baca Juga: Jakarta Menjadi Kota Terpanas di Indonesia, Pramono: Tetap Tenang di Tengah Cuaca Ekstrem



