36 Ribu Kades Usulkan Perpanjangan Masa Jabatan, Mendagri Akan Tinjau Dampaknya

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan tanggapan terkait permohonan ratusan kepala desa yang mengusulkan perpanjangan masa jabatan mereka. Saat ini, ia dan timnya sedang menganalisis dampak yang mungkin timbul dari keputusan tersebut, baik yang bersifat positif maupun negatif.
“Nantikan kami bahas lebih lanjut. Saat ini kami masih mempelajari berbagai aspek yang terkait,” ungkap Tito di hadapan anggota DPR RI pada Senin, 14 September 2026.
Sebanyak 36 ribu kepala desa yang tergabung dalam kelompok Kepala Desa Akhir Masa Jabatan (AMJ) telah meminta agar pemerintah mempertimbangkan skema untuk memperpanjang masa jabatan mereka.
Permohonan ini disampaikan oleh para kepala desa kepada pimpinan DPR RI pada Rabu, 9 September 2026.
Ketua Umum Kepala Desa AMJ, Jaro Muhadi, menegaskan bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa dapat membantu mengurangi biaya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), sejalan dengan upaya pemerintah untuk efisiensi anggaran.
“Kami, sebagai Koordinator Nasional Kepala Desa yang masa jabatannya berakhir pada 2027, 2028, dan 2029, meminta agar pemerintah dan DPR mempertimbangkan skema keberlanjutan masa jabatan ini,” jelas Jaro.
Dia juga menambahkan bahwa kelompoknya mengusulkan agar kepala desa petahana dapat diperpanjang masa jabatannya tanpa perlu diadakannya Pilkades dalam periode tertentu, dengan ketentuan waktu yang jelas dan tetap mengacu pada mekanisme hukum yang berlaku.
Dengan adanya perpanjangan tersebut, Jaro percaya bahwa para kepala desa akan lebih mampu fokus untuk menyelesaikan program pembangunan di desa mereka, serta mengawal dan memastikan tercapainya program-program prioritas nasional seperti Maka Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Untuk mewujudkan semua ini, sangat penting untuk memiliki pemerintahan desa yang stabil, bebas dari konflik horizontal, dan terhindar dari kekosongan atau transisi pemerintahan yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat desa,” pungkasnya.
➡️ Baca Juga: Ford Kembali Perkuat Posisi di Indonesia Setelah Lama Tidak Aktif
➡️ Baca Juga: Persija Menyambut Persib di Jakarta, STY Ungkap Fakta Mengejutkan yang Perlu Diketahui




