www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

17 Penerbangan Batal Akibat Kabut Asap Karhutla, Bandara Supadio Kalbar Normal Kembali

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio yang terletak di Kubu Raya, Kalimantan Barat, kini mulai kembali stabil setelah sebelumnya mengalami gangguan serius akibat kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

PT Angkasa Pura Indonesia, yang kini beroperasi di bawah naungan InJourney Airports, mengonfirmasi bahwa kondisi operasional bandara semakin membaik seiring dengan peningkatan jarak pandang. Dengan situasi ini, penerbangan dapat dilanjutkan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan penumpang.

Maya Damayanti, selaku General Manager Bandara Internasional Supadio, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang, bahkan selama masa gangguan penerbangan yang terjadi.

“Kami berusaha memastikan bahwa kondisi di Bandara Internasional Supadio tetap aman, tertib, dan kondusif, termasuk dalam memberikan bantuan kepada penumpang yang terdampak oleh gangguan penerbangan,” ujar Maya Damayanti di Sungai Raya, Kalbar, pada tanggal 5 September 2026.

Gangguan penerbangan yang terjadi berlangsung pada tanggal 3 hingga 4 September 2026. Beberapa penumpang dari Lion Air Group yang terpaksa menunda keberangkatan mereka kini mulai dapat melanjutkan perjalanan setelah jarak pandang dinilai memadai untuk penerbangan.

Selain melanjutkan penerbangan, penumpang yang terdampak juga diberikan berbagai opsi kebijakan dari pihak maskapai, termasuk opsi pengembalian dana atau refund tiket mereka.

Pihak bandara juga membuka terminal penumpang untuk menampung para calon penumpang yang masih menunggu kepastian mengenai keberangkatan. Berbagai fasilitas pendukung, seperti air minum kemasan, juga disediakan untuk kenyamanan penumpang.

Penumpang bahkan diizinkan untuk menginap di area terminal sambil menunggu informasi terbaru terkait status penerbangan dari maskapai.

“Tim manajemen dan personel di Bandara Internasional Supadio berkomitmen untuk mendampingi para calon penumpang yang terdampak, guna memastikan pelayanan yang baik, memberikan rasa tenang, serta menjaga agar situasi di terminal tetap teratur dan aman,” tambahnya.

Kabut asap akibat karhutla sebelumnya telah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Supadio.

Pada tanggal 3 September 2026, tercatat sebanyak 17 penerbangan dari Lion Air Group harus dibatalkan karena jarak pandang yang sangat terbatas. Namun, ada empat penerbangan yang berhasil diberangkatkan ketika kondisi cuaca mulai membaik.

Keempat penerbangan tersebut meliputi Lion Air JT 837 dengan rute Pontianak-Surabaya, Super Air Jet IU 697 rute Pontianak-Jakarta, Lion Air JT 989 rute Pontianak-Batam, serta Super Air Jet IU 681 rute Pontianak-Jakarta.

Maya menjelaskan bahwa kondisi jarak pandang di sekitar bandara berubah dengan cepat akibat kabut asap yang dihasilkan dari karhutla. Hal ini menjadi salah satu faktor krusial yang harus diperhatikan secara cermat dalam operasional penerbangan.

    ➡️ Baca Juga: Islam Makhachev Targetkan Rekor 20 Kemenangan Beruntun UFC, Khabib Nurmagomedov Terancam

    ➡️ Baca Juga: Meningkatkan Nilai Ekonomi Industri Kreatif Melalui Inovasi Produk Berbasis Limbah

    Related Articles

    Back to top button