Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
sport

Prabowo Soroti Pentingnya Olahraga untuk Masa Depan Anak Indonesia Selain Pendidikan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dalam membangun generasi muda, pendidikan saja tidaklah cukup. Kesehatan, pemenuhan gizi yang baik, serta kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat melalui olahraga juga merupakan elemen krusial dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada tanggal 14 Agustus 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya pemerintah untuk memberikan anak-anak Indonesia kesempatan yang sama dalam tumbuh dan mengembangkan potensi mereka, terutama bagi anak-anak yang berasal dari latar belakang ekonomi yang kurang beruntung.

Sebagai contoh, Presiden menyebutkan Citra Nur Ramadhani, seorang siswi dari Sekolah Rakyat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan. Citra pernah berada dalam situasi sulit yang hampir memaksanya untuk putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang.

Ayah Citra telah meninggal dunia, sedangkan ibunya merupakan penyandang disabilitas. Kehadiran Sekolah Rakyat memberikan Citra kesempatan untuk tetap mendapatkan pendidikan sekaligus ruang untuk mengasah bakatnya.

Salah satu bakat yang berhasil dikembangkan oleh Citra adalah karate. Berkat kesempatan tersebut, ia mampu meraih prestasi sebagai juara karate tingkat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

“Ketika masih di kelas 4 SD, Citra hampir terpaksa putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang,” ungkap Prabowo dalam pidatonya pada 14 Agustus 2026.

“Se­kolah Rakyat memberikan Citra kesempatan untuk belajar,” lanjutnya.

Bagi Prabowo, perjalanan hidup Citra adalah contoh nyata bahwa latar belakang ekonomi seharusnya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk berprestasi. Dengan akses pendidikan yang memadai, fasilitas yang baik, dan kesempatan yang tepat, mereka dapat menunjukkan kemampuan yang luar biasa.

Prabowo juga menyampaikan prestasi lain dari siswa-siswa Sekolah Rakyat. Ia mengungkapkan bahwa tujuh siswa dari Sekolah Rakyat di Makassar berhasil meraih penghargaan dalam Olimpiade Nasional Indonesia ke-15.

Ketujuh siswa tersebut menunjukkan prestasi yang membanggakan di berbagai bidang, antara lain Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi.

Menurut Prabowo, pencapaian ini membuktikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki potensi besar untuk bersaing, asalkan mereka mendapatkan dukungan yang tepat.

“Jika mereka diberikan kesempatan, fasilitas yang baik, mereka bisa meraih prestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” tegas Prabowo.

    ➡️ Baca Juga: Mengenang Tiga Tahun Kepergian Olga Syahputra: Warisan yang Tak Terlupakan

    ➡️ Baca Juga: IHSG Melonjak 1,69 Persen ke 6.373,8! Saham CUAN dan EKAD Jadi Pendorong Utama

    Related Articles

    Back to top button