Anindya Bakrie Motivasikan 14 Perenang Indonesia untuk Bertanding di Asian Games 2026

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memberikan semangat kepada para perenang Tanah Air yang saat ini tengah mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Anindya melakukan kunjungan langsung untuk meninjau kesiapan tim renang Indonesia di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, pada hari Senin, 7 September 2026 pagi WIB. Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science PB Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, serta Sekretaris Jenderal PB Akuatik Indonesia, Ali Patiwiri.
Sebanyak 14 atlet dan empat pelatih dijadwalkan berangkat menuju Jepang pada tanggal 17 September mendatang. Pertandingan cabang olahraga renang dalam Asian Games 2026 akan dilaksanakan pada 20 hingga 25 September.
Anindya menilai bahwa persiapan yang dilakukan oleh para atlet sudah sangat baik. Dengan waktu yang tersisa kurang dari dua minggu, ia mengingatkan para perenang untuk tetap menjaga kondisi fisik dan mental mereka sebelum menghadapi kompetisi di ajang olahraga terbesar di Asia ini.
“Persiapan yang dilakukan sudah sangat memuaskan. Ada 14 atlet dan empat pelatih yang akan terbang pada tanggal 17 September. Pertandingan akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 25 September,” ungkap Anindya.
Anindya sengaja hadir di tempat pelatnas untuk memberikan dukungan bagi para atlet. Ia berpendapat bahwa dukungan moral sangat penting, terutama di fase akhir persiapan.
“Asian Games ini merupakan ajang yang sangat besar. Ini adalah Olimpiadenya Asia. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa fisik dan mental para atlet siap,” tuturnya.
Selain memberikan motivasi, Anindya juga menunjukkan dukungannya dengan ikut berenang bersama tim. Ia mengungkapkan bahwa ia berenang sejauh 1.100 meter sebagai bentuk solidaritas dengan para atlet yang berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia.
“Saya sempat berenang, meskipun hanya sedikit, sekitar 1.100 meter. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa bukan hanya atlet yang ingin berjuang, tetapi juga kami sebagai pengurus dan manajer, kami bersatu dalam usaha ini,” jelas Anindya.
“Mereka adalah ujung tombak, tetapi kami adalah pendukung utama dalam ekosistem ini,” tambahnya.
PB Akuatik Indonesia menargetkan pencapaian yang tinggi pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tim renang Indonesia mempunyai ambisi untuk mengakhiri puasa medali yang telah berlangsung selama 36 tahun.
Anindya memahami bahwa mencapai target tersebut bukanlah hal yang mudah. Persaingan di tingkat Asia sangat ketat, tetapi ia meminta para atlet untuk tidak merasa gentar dan terus berusaha memberikan yang terbaik.
➡️ Baca Juga: Bonnie Tyler, Ikon Musik Total Eclipse of the Heart, Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun
➡️ Baca Juga: Manfaat Headband Badminton dalam Mencegah Keringat Mengganggu Penglihatan Anda




