Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
sport

PBSI Batalkan Keberangkatan Atlet Muda ke Brasil dan Kuba Karena Masalah Keamanan

Jakarta – Rencana keberangkatan sejumlah pebulutangkis muda Indonesia untuk berkompetisi di dua turnamen internasional di kawasan Amerika Latin harus dibatalkan mendadak. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah memutuskan untuk tidak mengirimkan perwakilan ke dua ajang yang sebelumnya telah terjadwal pada akhir Maret hingga awal April 2026.

Turnamen yang akan diikuti adalah Brazil International Challenge 2026 yang direncanakan berlangsung dari 24 hingga 29 Maret, serta Cuba International Series 2026 yang dijadwalkan pada 31 Maret hingga 5 April.

Keputusan ini diambil setelah PBSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah faktor kunci, terutama yang berkaitan dengan isu keamanan dan masalah perjalanan menuju lokasi turnamen.

Bambang Roedyanto, Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, menyebutkan bahwa situasi keamanan di Kuba menjadi salah satu pertimbangan utama yang menyebabkan pembatalan keberangkatan para atlet.

“PP PBSI memutuskan untuk tidak mengirimkan atlet ke turnamen di Kuba dan Brasil setelah mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk kondisi keamanan di Kuba yang saat ini dianggap kurang mendukung,” ungkap Bambang Roedyanto dalam pernyataan resmi yang diterima pada Minggu, 8 Maret 2026.

Selain masalah keamanan, PBSI juga menghadapi tantangan teknis terkait perjalanan udara. Hingga keputusan diambil, federasi belum mendapatkan kepastian mengenai beberapa alternatif penerbangan yang memerlukan transit di wilayah Timur Tengah.

“Selain itu, hingga saat ini masih belum ada kepastian mengenai beberapa opsi penerbangan yang harus transit melalui kawasan Timur Tengah,” tambahnya.

Sebelumnya, PBSI telah mendaftarkan lima wakil Indonesia untuk berpartisipasi dalam dua turnamen tersebut. Para atlet yang direncanakan berangkat sebagian besar adalah atlet muda yang sedang dipersiapkan untuk menambah pengalaman di level internasional.

Tiga di antara mereka berasal dari sektor tunggal putri, yaitu Kavitha Nadjwa Aulia, Salsabila Amiradana, dan Mayla Cahya Afilian Pratiwi.

Dua wakil lainnya berasal dari sektor ganda putra, yakni pasangan Dexter Farrell dan Wahyu Agung Prasetyo, serta duet Alexius Ongkytama Subagio dan Aquino Evano Keneddy Tangka.

Meskipun gagal tampil di ajang di Amerika Latin, PBSI memastikan bahwa para atlet tetap akan mendapatkan program pertandingan alternatif. Federasi berkomitmen untuk menjaga jam terbang para pemain muda dan memaksimalkan persiapan mereka menjelang turnamen mendatang.

    ➡️ Baca Juga: Bitcoin Anjlok di Bawah US$70.000 Setelah Trump Tanda Perang Segera Berakhir

    ➡️ Baca Juga: Kisah Cinta Ratna Sari Dewi dan Soekarno: Awal Pertemuan Mereka di Jepang

    Related Articles

    Back to top button