IPC TPK Raih Kinerja Positif hingga Agustus 2026 dengan Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37%

IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan kinerja operasional yang sangat positif hingga pertengahan Triwulan III tahun 2026.
Capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas layanan bongkar muat peti kemas, sekaligus berkontribusi terhadap efisiensi logistik nasional yang berkelanjutan.
Pada bulan Agustus 2026, IPC TPK berhasil mencatat arus petikemas mencapai 339.359 TEUs, meningkat sebesar 10,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 307.559 TEUs.
Secara keseluruhan, total volume bongkar muat dari Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai angka 2.510.561 TEUs. Ini merupakan kenaikan sebesar 8,37 persen dibandingkan dengan capaian pada Agustus 2025 yang tercatat sebesar 2.316.744 TEUs.
“Kami senantiasa berusaha untuk mengoptimalkan fasilitas terminal agar dapat memberikan layanan yang terbaik, efisien, dan tepat waktu kepada seluruh mitra bisnis dan lini pelayaran,” ungkap Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, pada Senin, 28 September 2026.
Pertumbuhan positif ini didorong oleh peningkatan volume bongkar muat di berbagai area operasi yang dikelola oleh IPC TPK. Di antara terminal-terminal tersebut, Terminal Teluk Bayur mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan volume sebesar 14,6 persen per Agustus 2026.
Sementara itu, Terminal Tanjung Priok yang berfungsi sebagai hub utama juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, yaitu sebesar 13,2 persen. Kemudian, Terminal Panjang mengalami peningkatan sebesar 10,9 persen, dan Terminal Pontianak juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 4,2 persen.
Keberhasilan dalam mempertahankan tren kenaikan volume di seluruh terminal wilayah operasi tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang operasional, serta penerapan standar keselamatan kerja di lapangan.
Peningkatan efisiensi waktu sandar kapal dan waktu bongkar muat menjadi faktor kunci dalam menjaga kestabilan operasional yang berkelanjutan.
“Memasuki triwulan akhir tahun 2026, IPC TPK akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di industri logistik dan kepelabuhanan. Kami optimis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini hingga akhir tahun dengan meningkatkan efisiensi operasional serta inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa,” tambah Daniel.
PT IPC Terminal Petikemas atau IPC TPK merupakan operator terminal yang menyediakan layanan petikemas dengan sistem jaringan terintegrasi antar pelabuhan dan dikelola secara profesional. IPC TPK adalah salah satu anak usaha dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang beroperasi di level 2.
➡️ Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan Hanyut di Kali Angke Jakbar
➡️ Baca Juga: Gus Alex Tegaskan Tidak Ada Aliran Uang Korupsi Kuota Haji ke Yaqut, Ini Penjelasan KPK




