Jenderal Maruli Simanjuntak Berikan Respons Terhadap Warga yang Gerebek Rumah Perwira TNI Markas Judol

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan apresiasi kepada masyarakat yang terlibat dalam penggerebekan sebuah rumah dinas milik perwira TNI di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur. Rumah tersebut diduga digunakan sebagai lokasi untuk kegiatan judi online yang ilegal.
Maruli menilai bahwa tindakan warga untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan mereka adalah langkah yang sangat positif. Ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap aktivitas ilegal yang dapat merugikan lingkungan tempat tinggal mereka.
“Ini kan merupakan kompleks pensiunan, ada juga beberapa yang masih aktif, sehingga mereka berinisiatif untuk menggerebek. Saya rasa, jika masyarakat sekitar ikut ambil bagian dalam menjaga keamanan, itu adalah tindakan yang sangat baik,” ujar Maruli, sebagaimana dilaporkan Sabtu (10/10/26).
Jenderal Maruli menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap anggota TNI yang terbukti terlibat dalam kasus ini. Penegakan hukum yang ketat diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjaga integritas institusi.
Rumah yang dimaksud diduga disewakan oleh Letkol Infanteri Arman, yang saat ini sudah ditahan oleh Pomdam Jaya untuk menjalani proses hukum terkait kasus ini. Penahanan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penyelidikan dapat berjalan dengan baik dan transparan.
“Kita akan mengambil tindakan tegas terhadap individu ini,” tegasnya.
Sebelumnya, kasus mengenai penyalahgunaan rumah dinas perwira TNI AD sebagai markas judi online di Kompleks KPAD Cijantung telah memasuki tahap baru. Situasi ini menarik perhatian publik dan memicu reaksi dari berbagai pihak.
Letkol Infanteri Arman, perwira yang menempati rumah tersebut, kini tengah ditahan oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya/Jayakarta untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Penahanan ini merupakan langkah awal dalam menyelidiki dugaan pelanggaran yang melibatkan perwira menengah tersebut.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menjelaskan bahwa penahanan tersebut bertujuan untuk mendalami lebih jauh dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan Arman. Saat ini, proses penanganan perkara masih berada dalam tahap penyelidikan.
“Terduga sudah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan di Pomdam Jaya,” jelas Nas saat dihubungi pada Jumat (9/10/26).
Diketahui bahwa rumah yang diduga digunakan untuk kegiatan judi online tersebut merupakan milik seorang perwira TNI AD yang kini sedang dalam penyelidikan. Tindakan penyelidikan ini dilakukan setelah belasan orang diamankan dari lokasi tersebut.
Sebanyak sebelas orang, yang diduga terlibat dalam operasi judi online, telah ditangkap oleh aparat. Mereka terdiri dari enam pria dan lima wanita, semuanya merupakan warga sipil. Brigjen TNI Dony Pramono, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, memastikan bahwa informasi mengenai dugaan aktivitas ilegal ini sedang dalam penanganan pihak TNI AD.
Tindakan tegas yang diambil oleh Jenderal Maruli Simanjuntak menunjukkan komitmen TNI AD untuk bersikap transparan dan berintegritas dalam menjalankan tugasnya. Keberanian masyarakat dalam mengungkap dugaan aktivitas ilegal di lingkungan mereka patut diapresiasi, dan diharapkan dapat mendorong masyarakat lain untuk lebih aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah munculnya aktivitas yang tidak sesuai dengan norma hukum. Dengan dukungan dari aparat keamanan, diharapkan masyarakat dapat berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Dengan adanya tindakan tegas terhadap pelanggaran, terutama yang melibatkan anggota TNI, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer dapat terjaga. Ini merupakan langkah penting dalam menjaga citra positif TNI di mata publik, serta memastikan bahwa setiap anggota TNI bertindak sesuai dengan kode etik yang berlaku.
➡️ Baca Juga: 8.000 Pelari Berpartisipasi dalam Ajang Lari di ICE BSD, Dari Nol Menuju Sukses
➡️ Baca Juga: Dua Petenis Indonesia Tembus Babak Kedua ITF World Tennis Tour M-15 Seri 5




