Kredit Mobil Tetap Menarik di Saat Pasar Otomotif Sedang Lesu

Jakarta – Meskipun pasar otomotif di Indonesia tengah mengalami tekanan, hal ini tidak membuat minat masyarakat untuk membeli kendaraan melalui pembiayaan surut. Salah satu buktinya adalah pertumbuhan pembiayaan otomotif yang dilaporkan oleh Danamon, yang meningkat lebih dari 40 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Perusahaan mencatat bahwa pembiayaan otomotif meroket sekitar 44 persen, meskipun pasar otomotif secara keseluruhan mengalami penurunan sekitar 10-12 persen pada tahun 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap mobil masih ada, meskipun konsumen harus menghadapi situasi pasar yang lebih menantang.
Fenomena ini menarik untuk dicermati, mengingat pembelian mobil baru di Indonesia sangat bergantung pada skema pembiayaan. Ketika harga kendaraan menjadi cukup tinggi untuk sebagian konsumen, opsi kredit menjadi solusi yang memungkinkan mereka memiliki mobil dengan cara pembayaran yang lebih terjangkau dan bertahap.
Namun, pertumbuhan dalam pembiayaan bukan berarti semua orang berbondong-bondong membeli mobil secara kredit. Data dari Danamon mencerminkan kinerja pembiayaan perusahaan itu sendiri, sehingga lebih tepat jika dilihat sebagai refleksi dari permintaan di kalangan segmen konsumen yang masih memiliki kapasitas dan kebutuhan untuk membeli kendaraan.
Danamon mengungkapkan bahwa salah satu strategi yang diterapkan adalah fokus pada segmen nasabah emerging affluent dan affluent. Strategi ini diimbangi dengan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan, sehingga pertumbuhan bisnis tetap beriringan dengan usaha menjaga kualitas portofolio.
Di samping kemampuan finansial, kemudahan dalam proses pembelian juga menjadi faktor penting yang mengalami perubahan. Danamon kini menawarkan layanan digital melalui D-Bank PRO, yang memungkinkan calon nasabah untuk melihat katalog kendaraan, melakukan simulasi pembiayaan, hingga mengajukan pembiayaan dalam satu alur yang efisien.
Transformasi ini menunjukkan bahwa proses memperoleh kendaraan tidak lagi bergantung pada aktivitas di dealer atau pameran otomotif. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mencari kendaraan serta menghitung kapasitas pembiayaan melalui saluran digital sebelum membuat keputusan.
Ivan Jaya, selaku Consumer Funding & Wealth Business Head di PT Bank Danamon Indonesia Tbk, menyatakan bahwa pembiayaan otomotif juga berfungsi sebagai sarana untuk memperluas hubungan dengan nasabah dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa sinergi antara MUFG, Danamon, dan Adira Finance memungkinkan perusahaan untuk memberikan pengalaman pembiayaan yang lebih terintegrasi dan komprehensif.
➡️ Baca Juga: Prabowo Desak Penuntasan Kasus Serangan Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
➡️ Baca Juga: 7 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Posisi Indonesia dalam Daftar Tersebut




