1500 Seniman Memukau di Sarinah: Reog, Hudoq, dan Tari Topeng Rayakan HUT RI ke-81

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya sekadar diisi dengan upacara dan perlombaan. Semangat kemerdekaan juga dirayakan melalui pagelaran seni dan budaya yang menyatukan ribuan seniman dengan masyarakat luas.
Kegiatan Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan yang berlangsung di Sarinah, Jakarta, menjadi wadah untuk menampilkan berbagai pertunjukan tradisional. Acara ini tidak hanya memberikan ruang bagi para pekerja seni, tetapi juga bagi komunitas budaya, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat untuk merayakan keragaman budaya Indonesia.
Lebih dari 1.500 seniman memukau Sarinah dengan mempresentasikan berbagai kesenian dari seluruh Nusantara. Pertunjukan yang ditampilkan meliputi angklung, Tari Hudoq, Reog Ponorogo, serta Tari Topeng Kolosal yang melibatkan lebih dari 100 penari.
Selain pertunjukan di atas panggung, kekayaan seni Indonesia juga dipamerkan melalui 17 instalasi topeng yang diciptakan oleh para seniman dan 81 karya dari janur. Kehadiran sekitar 100 pelaku UMKM menambah nilai perayaan kemerdekaan ini, menjadikannya lebih dari sekadar tontonan, tetapi juga sebagai platform bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya mereka.
Maya Watono, Direktur Utama InJourney, menyatakan bahwa perayaan kemerdekaan seharusnya tidak hanya terbatas pada seremoni belaka. Ia berpendapat bahwa momentum ini dapat digunakan untuk membuka peluang bagi masyarakat agar terus berkarya dan mengembangkan potensi budaya yang dimiliki.
“Kemerdekaan bagi kami adalah tentang bagaimana kita bisa berkontribusi dan memberikan manfaat. Melalui Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkarya, menjaga budaya Indonesia agar tetap hidup, dan mendorong berbagai elemen dalam ekosistem pariwisata untuk berkembang bersama. Semangat gotong royong dan kepedulian ini kami wujudkan melalui kontribusi nyata,” ungkap Maya dalam keterangannya pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Dari Reog hingga Tari Topeng Kolosal, beragam pertunjukan yang ditampilkan menjadi daya tarik utama dari acara ini. Seni tradisional dari berbagai daerah dipresentasikan dalam satu tempat, menunjukkan karakter dan ekspresi budaya Nusantara yang beragam.
Kehadiran ribuan seniman memukau Sarinah juga menegaskan hubungan erat antara industri kreatif dengan pariwisata. Pengalaman wisata tidak hanya dibangun dari destinasi yang ada, tetapi juga melalui seni, produk lokal, kreativitas masyarakat, serta berbagai aktivitas budaya yang ada di sekitarnya.
Raisha Syarfuan, Direktur Utama Sarinah, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan acara yang dapat mendekatkan masyarakat pada kekayaan budaya Indonesia.
➡️ Baca Juga: Ketua DPD Ungkap Presiden Prabowo Siapkan Kejutan di Sidang Tahunan MPR dengan 8 Tamu Khusus
➡️ Baca Juga: Virgoun Mengungkap Alasan Mengambil Anak-anak di Tengah Kasus Viral Inara Rusli




