Warga Aljazair Berendam di Danau Sunter sebagai Investor, Ini Alasannya

Jakarta – Kepala Seksi Inteldakim di Kantor Imigrasi Tanjung Priok, Yuris Setiawan, mengungkapkan bahwa seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Aljazair, yang terlihat berendam di Danau Sunter, Jakarta Utara, teridentifikasi sebagai seorang investor.
Pria yang dikenal dengan inisial BZ (30) tersebut melakukan ritual berendam di danau selama sepanjang hari pada Minggu, 30 Agustus. Diketahui bahwa ia memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang menyatakan statusnya sebagai seorang investor.
Yuris menjelaskan, “Saat nama WNA tersebut dimasukkan ke dalam sistem dan fotonya dicocokkan, terungkap bahwa ia adalah pemegang KITAS dengan status sebagai investor,” ungkapnya di Jakarta pada hari Senin.
Meski demikian, Yuris menambahkan bahwa pria tersebut tidak membawa paspor atau dokumen pendukung lainnya saat pemeriksaan di kantor Imigrasi.
“Saat ini, WNA tersebut sedang dalam proses verifikasi oleh petugas Inteldakim di Kantor Imigrasi Tanjung Priok,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa BZ bukanlah seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Bukan ODGJ, kami bisa berkomunikasi dengan baik saat diajak bicara,” kata Yuris menambahkan.
Yuris menduga bahwa pria asal Aljazair ini mungkin mengalami stres atau frustasi, yang mendorongnya untuk melakukan ritual berendam tersebut.
Ketika berbincang, BZ menyatakan bahwa tujuan dari ritual ini adalah untuk menarik perhatian masyarakat dan petugas, agar ia bisa kembali ke negara asalnya.
“Tindakan yang diambil oleh WNA ini di Danau Sunter diduga dilakukan untuk mendapatkan empati dari orang-orang dan petugas,” tambahnya.
Sebelumnya, tim gabungan berhasil mengevakuasi WNA asal Aljazair yang berendam di Danau Sunter, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada malam Minggu, 30 Agustus setelah melewati proses negosiasi yang panjang.
“Kami berhasil mengevakuasi warga asing tersebut pada hari Minggu malam pukul 21.41 WIB setelah melalui dialog yang intensif,” ungkap Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, di Jakarta pada hari Senin.
Ia menjelaskan bahwa pria asal Aljazair tersebut dievakuasi dalam keadaan aman dan telah dibawa oleh petugas Imigrasi.
“WNA ini berinisial BZ dan berusia 30 tahun,” jelas Gatot.
Setelah dievakuasi dari Danau Sunter pada malam 30 Agustus, pria tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi Tanjung Priok.
➡️ Baca Juga: Arab Saudi Dukung Infantino di Tengah Krisis FIFA Menjelang Piala Dunia 2034
➡️ Baca Juga: Ban Kempes Massal di Monas, Dampak Mobil Listrik, dan Bandung Macet 58 Persen




