IHSG Menguat Pagi Ini, Sektor Tertentu Menjadi Penopang Utama Saham

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini mengalami penguatan signifikan dengan tambahan 25,45 poin atau setara dengan 0,39 persen, yang menempatkannya di level 6.625,39.
Berdasarkan data terbaru dari perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, 2 September 2026, Indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 2,31 poin atau 0,35 persen, mencapai posisi 656,72.
Kenaikan IHSG ini didorong oleh penguatan dari beberapa sektor, termasuk energi, teknologi, keuangan, kesehatan, serta sektor konsumer, baik primer maupun non-primer. Di sisi lain, beberapa sektor seperti material dasar, properti, dan industri mengalami penurunan.
Saham-saham yang mencatatkan kenaikan harga paling mencolok pagi ini antara lain saham BSIM yang melonjak 25% menjadi Rp 1.375, disusul oleh AIMS yang naik 24,75% menjadi Rp 630, serta BELI yang meningkat 24,54% menjadi Rp 406. Selain itu, saham SQMI juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 23,53% hingga mencapai Rp 105.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 74,46 poin atau 1,14%, mencapai level tertinggi baru dalam lebih dari tiga bulan di angka 6.599,94. Kenaikan ini didukung oleh pembelian bersih (net buy) saham yang mencapai Rp 2,02 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari saham BBRI yang mencatatkan nilai sebesar Rp 841,01 miliar dan BBCA yang mencapai Rp 435,35 miliar.
➡️ Baca Juga: Garuda Indonesia Tingkatkan Akses Layanan Konsumen Melalui Pengembangan Sales Office GASO
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mencapai Penghasilan Online Melalui Pendekatan Jangka Panjang



