Purbaya Tegaskan Anggaran Siap Menghadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia di Atas US$100 Per Barel

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa anggaran negara cukup kuat untuk menghadapi lonjakan harga minyak dunia yang telah melampaui US$100 per barel.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali mendorong harga minyak global, yang kini mencapai US$101 per barel, tertinggi sejak Mei 2026.
Purbaya juga menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) siap untuk menghadapi fluktuasi harga minyak dunia. Hal ini sejalan dengan perhitungan yang telah dilakukan Kementerian Keuangan sejak meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz beberapa bulan lalu.
“Anggaran kami masih cukup berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 10 September 2026.
Mengenai langkah-langkah untuk membatasi kuota BBM subsidi sebagai respons terhadap situasi ini, Purbaya menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah, serta dampaknya terhadap ekonomi domestik.
“Kami terus memantau situasi ini, agar tidak terjadi kenaikan harga yang lebih tinggi,” tambah Purbaya.
Ia juga menjelaskan bahwa asumsi defisit APBN sebesar 2,85 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) masih dapat dipertahankan dengan harga minyak dunia yang rata-rata berada di kisaran US$100 per barel. Purbaya menambahkan bahwa harga minyak yang dibayar pemerintah masih di bawah US$90 per barel.
“Jika tidak salah, rata-rata harga minyak dunia yang kita bayar masih di bawah US$90 per barel. Jadi, masih ada ruang untuk kita,” jelas Purbaya.
“Mudah-mudahan harga minyak dunia tidak meningkat lebih jauh. Jika harga bertahan di level saat ini, kita sudah memiliki pengalaman menghadapi kondisi serupa. Oleh karena itu, tidak perlu terlalu khawatir. Kami akan memastikan anggaran tetap berkelanjutan dengan defisit yang tetap terjaga di bawah 3 persen,” paparnya.
➡️ Baca Juga: Lukaku Rayakan Gol Pertama Musim Ini di Menit 96 Sebagai Penghormatan untuk Sang Ayah
➡️ Baca Juga: Strategi Pendidikan Karakter Lawan Krisis Moral di Indonesia




