Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
lifestyle

Film Ain Belum Rilis di Indonesia, Namun Terjual Laris Manis di Pasar Internasional

Film horor Indonesia kembali menawarkan nuansa segar melalui proyek bernama Ain, yang mengusung konsep unik dengan menggabungkan unsur drama, body horror, serta isu spiritual yang dikenal sebagai “evil eye” atau ain. Menariknya, sebelum film ini resmi dirilis di tanah air, Ain sudah berhasil menarik perhatian pasar internasional.

Produser Raam Punjabi menyatakan bahwa beberapa negara telah menunjukkan ketertarikan yang signifikan terhadap film ini, bahkan tanpa melihat materi promosi yang tersedia. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa tema yang diangkat dalam film ini memiliki daya tarik yang melampaui batas budaya.

“Film ini diminta untuk ditayangkan tanpa perlu membaca sinopsis, tanpa melihat poster, dan tanpa menonton trailer. Ini menunjukkan bahwa ‘Ain’ sudah memiliki reputasi sendiri,” ungkap Raam Punjabi saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Rabu, 8 April 2026.

Beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Kamboja, menjadi yang terdepan dalam menunjukkan minatnya. Namun, yang lebih mengejutkan adalah permintaan penayangan dari Rusia yang datang lebih awal. Fenomena ini semakin meningkatkan optimisme Raam bahwa film ini memiliki potensi untuk menembus pasar global.

“Semangat saya semakin bertambah ketika Rusia meminta film ini untuk ditayangkan lebih awal. Kami paham bahwa di Rusia, pengaruh agama Islam tidak begitu kuat, tetapi mereka memahami apa itu evil eye,” jelasnya.

Raam Punjabi menambahkan, “Itu membuat saya lebih yakin bahwa film ini bisa menjadi hiburan sekaligus sarana edukasi bagi penonton.”

Film Ain dibintangi oleh Putri Ayudya dan Fergie Brittany. Karya ini tidak hanya mengandalkan elemen horor visual semata, tetapi juga menyelami aspek psikologis manusia, terutama terkait dengan rasa iri yang dapat memberikan dampak negatif bagi orang lain.

Fergie Brittany, yang berperan sebagai Joy, mengaku langsung tertarik ketika pertama kali mendengar tentang konsep film ini. Genre body horror yang diusung memberikan daya tarik tersendiri baginya.

“Saya sangat senang bisa mendapatkan kepercayaan ini. Saat pertama kali ditawari, yang ditonjolkan adalah bahwa ini adalah film body horror. Saya langsung berkata, ‘Oke, mari kita mulai!’” ungkap Fergie.

Di sisi lain, Putri Ayudya, yang memerankan karakter Dini, menilai bahwa film ini memiliki makna yang lebih dalam. Ia menekankan bahwa konsep ain atau evil eye tidak hanya menjadi elemen cerita, tetapi juga mengandung pesan yang reflektif bagi para penontonnya.

    ➡️ Baca Juga: Kylian Mbappe Bersinar, Timnas Prancis Taklukkan Brasil di Stadion Gillette

    ➡️ Baca Juga: Juventus vs AS Roma Live di ANTV: Kembalinya Gleison Bremer dan Pertemuan dengan Paulo Dybala

    Related Articles

    Back to top button