Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bola

PSSI Sampaikan Berita Mengece untuk Suporter Yang Selalu Bersuara Keras

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih mempertimbangkan untuk mempertahankan larangan bagi suporter tim tamu pada musim mendatang. Keputusan ini diambil mengingat masih adanya sejumlah kejadian kerusuhan yang terjadi selama berlangsungnya kompetisi.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa tindakan anarkis dari sebagian suporter menjadi alasan utama federasi enggan mencabut larangan tersebut.

“Jika perilaku suporter tidak berubah, jangan salahkan federasi jika aturan ini tetap diterapkan. Kita belum menunjukkan kedisiplinan dan kemampuan untuk menjaga ketertiban. Setiap saat masih terjadi aksi lempar-lemparan, bahkan ada kursi stadion yang dibongkar,” ungkap Arya pada Jumat, 6 Maret 2026.

Larangan bagi suporter tandang telah diterapkan selama dua tahun terakhir setelah terjadinya insiden tragis yang mengguncang dunia sepak bola Indonesia, yaitu Tragedi Kanjuruhan.

Menurut Arya, PSSI memerlukan bukti konkret bahwa suporter dapat menjaga sikap positif di dalam stadion sebelum mereka berani mencabut larangan tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa pernah ada satu pertandingan yang berlangsung dengan baik dengan kehadiran suporter tim tamu. Namun, satu contoh positif tersebut dinilai belum cukup untuk menjadi dasar dalam membuka kembali akses bagi suporter tandang.

“Memang ada satu laga away yang berjalan dengan baik. Namun, ada yang berkata kepada saya, ‘Ini bagus, ayo buka lagi suporter away.’ Tapi itu baru satu pertandingan, sementara ini menyangkut keselamatan,” jelasnya.

Arya mengingatkan para suporter untuk kembali fokus pada tujuan utama mereka datang ke stadion, yaitu untuk menikmati pertandingan tanpa menimbulkan kericuhan.

“Kita datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan. Misalnya, jika masuk dengan baju putih, ya keluar juga tetap baju putih. Jangan sampai ada kejadian yang membahayakan. Tidak perlu ada korban lagi hanya karena emosi di stadion,” tegasnya.

Selain itu, PSSI juga sedang memantau situasi kompetisi menjelang akhir musim, yang dinilai cukup rawan karena persaingan ketat baik di papan atas maupun bawah klasemen.

Diskusi intensif dilakukan bersama pihak keamanan, termasuk perwakilan kepolisian, untuk memastikan kondisi kompetisi tetap aman hingga akhir musim.

“Sekarang ini situasinya memang sangat sensitif. Di kompetisi papan atas, perebutan gelar juara sangat ketat, sementara di papan bawah juga sengit karena ada ancaman degradasi. Di Liga 2 juga sama, persaingan promosi sangat panas. Jadi, perlu perhatian khusus,” ujar Arya.

    ➡️ Baca Juga: Juventus vs AS Roma Live di ANTV: Kembalinya Gleison Bremer dan Pertemuan dengan Paulo Dybala

    ➡️ Baca Juga: Neapolitan Pizza Margherita vs Marinara: Mana yang Lebih Enak?

    Related Articles

    Back to top button