Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Pergerakan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Capai 10 Juta, Meningkat 9,23 Persen Menurut Kemenhub

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat total pergerakan penumpang angkutan umum kumulatif sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 (20 Maret 2026) mencapai 10.003.583 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 9,23 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana jumlah penumpang mudik Lebaran 2025 tercatat sebanyak 9.158.315.

Dari segi distribusi moda transportasi, angkutan perkeretaapian menjadi penyumbang terbesar dengan 2.981.945 penumpang, mengalami kenaikan sebesar 13,22 persen dibandingkan tahun lalu. Diikuti oleh angkutan penyeberangan yang mencatat 2.482.303 penumpang (naik 14,78 persen), angkutan udara dengan 2.190.282 penumpang (naik 3,05 persen), angkutan darat yang mencapai 1.587.060 penumpang (naik 9,18 persen), serta angkutan laut yang mencatat 761.993 penumpang.

Selain jumlah penumpang, arus kendaraan juga menunjukkan peningkatan di berbagai titik transportasi. Pada H-1, jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat sebanyak 117.016 unit, sementara jumlah kendaraan yang masuk mencapai 66.210 unit. Secara keseluruhan, pergerakan kendaraan di gerbang tol Jabodetabek mencapai 248.349 unit, sedangkan di luar Jabodetabek totalnya mencapai 236.758 unit.

Di jalur arteri, kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek tercatat mencapai 474.454 unit, sementara kendaraan yang masuk tercatat sebanyak 360.479 unit. Di ruas arteri non-Jabodetabek, total pergerakan kendaraan mencapai 491.901 unit, menunjukkan mobilitas yang signifikan di luar kawasan metropolitan.

Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 berpedoman pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 59 Tahun 2026 mengenai Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H). Proses operasional angkutan ini dipantau secara terintegrasi untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan.

Pada data harian H-1 (20 Maret 2026), jumlah keberangkatan penumpang tercatat mencapai 915.635 orang. Rinciannya mencakup angkutan perkeretaapian dengan 302.823 penumpang—terdiri dari 178.006 penumpang antarkota dan 124.817 penumpang regional—serta angkutan udara yang melayani 207.261 penumpang, dengan 161.598 penumpang domestik dan 45.663 penumpang internasional.

Untuk moda transportasi lainnya, angkutan penyeberangan mencatat 189.804 penumpang, sedangkan angkutan darat mencapai 161.054 penumpang (terdiri dari 145.340 penumpang bus dan 15.714 penumpang travel), serta angkutan laut yang mencatat 54.693 penumpang. Data ini menunjukkan keberagaman pilihan moda transportasi yang digunakan oleh masyarakat.

Dari sisi ketepatan waktu (on time performance/OTP), kinerja angkutan umum pada H-1 menunjukkan variasi. Angkutan perkeretaapian antarkota mencatat OTP sebesar 98,20 persen, sementara perkeretaapian regional mencapai 98,90 persen. Di sisi lain, angkutan udara domestik mencatat OTP 85,79 persen dan internasional 70,24 persen. Angkutan laut mencatat 95,70 persen, penyeberangan 63,19 persen, dan angkutan darat 72,49 persen.

Kemenhub menegaskan bahwa penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 terus dioptimalkan dengan fokus pada aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran. Koordinasi lintas sektor dan pemantauan intensif dilakukan untuk memastikan bahwa perjalanan selama periode mudik ini berjalan dengan baik dan memuaskan bagi masyarakat.

    ➡️ Baca Juga: Raymond dan Joaquin Paparkan Strategi Mengubah Keadaan untuk Kalahkan Fajar dan Fikri di All England 2026

    ➡️ Baca Juga: Foto Pernikahan Tiffany SNSD dan Byun Yo Han Ternyata Hasil AI, Kata Agensi

    Related Articles

    Back to top button