Persija Menang Telak 4-0 atas PSIM, Stjepan Loncar Raih Dua Gol dalam Pertandingan

Jakarta – Persija Jakarta menunjukkan penampilan yang mengesankan saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam laga pekan keempat Super League 2026-2027. Meskipun mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan tuan rumah di babak pertama, Macan Kemayoran akhirnya meraih kemenangan telak dengan skor 4-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu sore, 10 Oktober 2026.
Persija menang 4-0 berkat kontribusi gol dari Alexander Jeremejeff pada menit ke-77, Stjepan Loncar yang mencetak dua gol pada menit 81 dan 90+3, serta Kwon Chang-hoon di menit 87. Hasil ini menandai lanjutan tren positif bagi tim ibu kota yang kini mencatatkan empat kemenangan berturut-turut.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Persija kini menguasai puncak klasemen sementara dengan total 12 poin, mengambil alih posisi Dewa United. Di sisi lain, PSIM harus menelan kekalahan dan kini terjebak di peringkat ke-14 dengan hanya mengumpulkan satu poin.
Babak pertama pertandingan antara PSIM dan Persija berlangsung dengan ketat. PSIM langsung memberikan ancaman serius ketika laga baru berjalan dua menit. Sundulan Franco Ramos Mingo mengarah ke gawang Persija, namun sayangnya bola masih melenceng.
Persija mencoba merespons melalui Fabio Calonego pada menit ke-12. Sayangnya, usaha tersebut belum berhasil karena tembakannya membentur pemain PSIM yang bertahan.
Peluang juga didapat oleh Arlyansah Abdulmanan di menit ke-20. Ia melepaskan tembakan pertama, tetapi bola masih belum mengarah ke sasaran yang diinginkan.
Persija kemudian meningkatkan tekanan dengan aksi dari Rayhan Hannan. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih melambung tipis di atas mistar gawang yang dijaga oleh Cahya Supriadi.
Penjaga gawang PSIM, Cahya, tampil mengesankan sepanjang babak pertama dengan menggagalkan berbagai peluang. Ia melakukan penyelamatan penting pada menit ke-43 ketika pertahanan tuan rumah berada dalam tekanan.
Meskipun kedua tim menciptakan sejumlah peluang, hasil akhir babak pertama tetap 0-0 tanpa gol yang tercipta.
Memasuki babak kedua, PSIM mencoba untuk mengambil inisiatif. Mauro Caballero mendapatkan peluang melalui tendangan keras, tetapi Nadeo Arga Winata sanggup menggagalkannya dengan baik.
Persija hampir memecah kebuntuan pada menit ke-55 berkat gol dari Arlyansah Abdulmanan. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menunjukkan posisi offside.
Fabio Calonego kembali menguji kemampuan Cahya Supriadi dengan tembakan dari luar kotak penalti. Kiper PSIM kembali melakukan penyelamatan, sementara percobaan dari Kwon Chang-hoon juga belum menghasilkan gol setelah sepakannya membentur Franco Ramos Mingo.
Dengan performa yang semakin meningkat, Persija terus menggempur pertahanan lawan. Pada menit ke-77, Alexander Jeremejeff akhirnya berhasil menjebol gawang PSIM setelah menerima umpan matang dari rekan-rekannya.
Gol ini menjadi momentum bagi Persija untuk melanjutkan dominasi mereka. Hanya beberapa menit setelahnya, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan timnya dengan gol yang dicetak pada menit ke-81, menegaskan posisi Persija sebagai tim yang tak terhentikan di pertandingan tersebut.
Tidak berhenti sampai di situ, Kwon Chang-hoon turut menyumbang gol pada menit ke-87, memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Persija semakin percaya diri dan terus melancarkan serangan.
Di masa tambahan waktu, Stjepan Loncar kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol keduanya pada menit 90+3. Gol ini menutup pesta gol Persija dan memastikan kemenangan telak 4-0 atas PSIM.
Dengan hasil ini, Persija terus memperlihatkan performa gemilang di Super League, menegaskan ambisi mereka untuk meraih titel juara musim ini. Di sisi lain, PSIM harus segera mencari solusi untuk memperbaiki performa mereka agar tidak terpuruk lebih dalam di klasemen.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Persija Jakarta memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi, sementara PSIM Yogyakarta harus berjuang keras untuk bangkit dari keterpurukan.
➡️ Baca Juga: Sejarah Lengkap Mercy Bagong, Harga Komponen Motor, dan Mobil Baru Seharga Rp1 Miliar
➡️ Baca Juga: Guruh Soekarnoputra Tampil Menggetarkan di Synchronize Fest 2025 Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir




