Padi Reborn dan Maliq & D’Essentials Hadirkan Kolaborasi Musik Menarik di SCBD

Jakarta – Panggung musik di ibu kota kembali menghadirkan daya tarik baru dengan kehadiran musisi dari berbagai genre. Padi Reborn dan Maliq & D’Essentials menjadi bagian dari line-up menarik yang akan menghibur pengunjung di Black Owl SCBD.
Padi Reborn dijadwalkan untuk tampil pada 11 Oktober 2026. Band yang telah melahirkan sejumlah hits ini menjadi salah satu agenda yang dinanti-nanti oleh para pecinta musik Tanah Air. Di sisi lain, Maliq & D’Essentials juga akan menyuguhkan penampilan mereka dengan nuansa pop yang kental akan sentuhan jazz, ciri khas yang telah mereka bangun selama ini.
Kolaborasi antara kedua grup ini menjanjikan pengalaman musikal yang unik bagi para penonton. Padi Reborn dikenal dengan lagu-lagu yang mampu menjangkau pendengar dari berbagai generasi, sementara Maliq & D’Essentials menawarkan aransemen yang menggabungkan elemen pop, jazz, dan groove yang khas.
Tak hanya menampilkan band, acara di Black Owl SCBD juga akan menghadirkan DJ Whisnu Santika. Kehadiran musisi dengan karakteristik penampilan yang berbeda ini menunjukkan upaya untuk memberikan variasi hiburan yang meliputi pertunjukan musik langsung maupun set DJ yang lebih energik.
Black Owl SCBD adalah salah satu destinasi hiburan yang dikelola oleh Murino Group, dengan konsep Dining & Libation. Tempat ini menyatukan pengalaman kuliner dengan pertunjukan musik dalam satu lokasi yang dirancang khusus untuk mendukung pengalaman menonton secara langsung yang maksimal.
Salah satu fitur yang paling menonjol dari venue ini adalah tata panggung yang mengadopsi teknologi visual mutakhir. Black Owl SCBD bahkan mencatatkan rekor di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) berkat instalasi layar LED 360 derajat yang diklaim sebagai yang terbesar di Asia. Sistem ini dilengkapi dengan lebih dari 1.500 titik lighting khusus serta instalasi kinetic lighting yang dirancang untuk bergerak dinamis sesuai dengan kebutuhan pertunjukan.
“Tim kami terdiri dari lebih dari 30 orang yang bertanggung jawab atas desain grafis dan video mapping. Semua elemen tersebut dikerjakan secara internal agar pengunjung dapat merasakan pengalaman imersif yang tidak dapat ditemukan di tempat lain,” ujar Efrat Tio, Founder Black Owl, dalam pernyataannya yang dirilis pada Minggu (11/10/2026).
Selain itu, venue yang mampu menampung lebih dari 1.000 pengunjung ini juga menawarkan atraksi flying DJ set, di mana penampil dapat tampil dari posisi terangkat saat berada di atas panggung. Fasilitas ini merupakan bagian dari konsep pertunjukan yang mengintegrasikan musik dengan elemen visual dan pencahayaan yang spektakuler.
Dengan kolaborasi musik di SCBD ini, Padi Reborn dan Maliq & D’Essentials tidak hanya menawarkan pertunjukan musik yang menghibur, tetapi juga menciptakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi para penggemar. Setiap detail dari acara ini dirancang untuk memberikan kesan mendalam, menjadikan Black Owl SCBD sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi para pencinta musik.
Kehadiran acara ini diharapkan dapat mendukung industri musik lokal dan memberikan platform bagi lebih banyak musisi untuk tampil. Dengan kombinasi yang tepat antara band, DJ, dan teknologi canggih, Black Owl SCBD siap memberikan pengalaman hiburan yang luar biasa untuk semua pengunjung.
Dalam dunia musik yang terus berkembang, kolaborasi seperti ini menjadi kunci untuk menarik minat penonton yang beragam. Dengan berbagai elemen yang dikemas dalam satu acara, Padi Reborn dan Maliq & D’Essentials membuktikan bahwa musik tidak mengenal batas dan dapat menyatukan berbagai kalangan.
Jadi, bagi Anda yang mencari hiburan berkualitas di Jakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan kolaborasi musik di SCBD ini. Dengan suasana yang dinamis dan penampilan yang menarik, acara ini pasti akan menjadi salah satu highlight di kalender musik Jakarta pada tahun 2026.
➡️ Baca Juga: Media Malaysia Bereaksi Terhadap Rencana Harimau Malaya dan Singapura untuk Halangi Timnas Indonesia
➡️ Baca Juga: Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Selama 5 Jam Terkait Kontrak dan Honor




