happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
otomotif

Mobil China Semakin Banyak, Ciptakan Peluang Baru di Sektor Aftermarket Indonesia

Bertambahnya variasi merek dan model mobil asal China di Indonesia telah mengubah lanskap industri otomotif, termasuk sektor aftermarket. Kehadiran pemain baru ini memberikan peluang bagi distributor suku cadang untuk memperluas jaringan mereka serta membangun sumber pasokan yang lebih baik.

Perubahan ini menarik perhatian perusahaan seperti PT Nusantara Global Autoparts (NGA) dan PT Oto Citra Sentosa (OCS) yang beroperasi di bidang suku cadang otomotif asli. Keduanya melihat pertambahan model kendaraan sebagai tantangan sekaligus peluang, karena permintaan akan komponen setelah kendaraan beroperasi semakin bervariasi.

Menurut Ricardo, Sales Manager NGA, masuknya merek baru tidak harus dianggap sebagai ancaman bagi bisnis suku cadang. Ia berpendapat bahwa bertambahnya merek dan model kendaraan justru memerlukan distributor untuk memahami ekosistem komponen serta membangun jalur pasokan yang sesuai.

“Semakin banyak merek dan model kendaraan, berarti permintaan di sektor aftermarket juga akan semakin beragam,” ungkap Ricardo.

Ia menambahkan bahwa tantangan utama adalah memahami komponen yang digunakan pada kendaraan-kendaraan baru dan memastikan ketersediaan suku cadang tersebut saat dibutuhkan oleh konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan dalam pengadaan dan manajemen persediaan menjadi krusial bagi para distributor.

NGA fokus pada pasar internasional dan ekspor, sedangkan OCS lebih berorientasi pada distribusi suku cadang otomotif asli untuk pasar domestik. Keduanya menyediakan komponen untuk berbagai merek kendaraan, sehingga bisnis mereka tidak terikat pada satu atau dua merek saja.

Portofolio yang mereka kelola mencakup suku cadang asli untuk merek-merek seperti Toyota, Mitsubishi, Honda, Daihatsu, Suzuki, Hyundai, Nissan, Mazda, Isuzu, dan Hino, serta beberapa merek lainnya. Pendekatan multibrand ini memungkinkan perusahaan untuk mengikuti perubahan dalam kebutuhan pasar seiring dengan komposisi merek kendaraan yang beredar.

Namun, semakin banyaknya model kendaraan juga menambah kompleksitas dalam pengelolaan nomor suku cadang. Distributor harus memastikan tidak hanya ketersediaan barang, tetapi juga kemampuan untuk mencocokkan komponen dengan kendaraan yang tepat agar tidak terjadi kesalahan dalam pengiriman.

Ricardo menekankan bahwa perusahaan mulai memanfaatkan teknologi untuk mengatasi kompleksitas tersebut. Mereka mengembangkan sistem internal yang membantu dalam pengelolaan inventaris, transaksi, dan pemantauan barang. Selain itu, platform otoparts.id telah diluncurkan sebagai kanal digital untuk memudahkan pelanggan dalam mencari produk, melihat harga, melakukan pembelian, serta memantau proses pengiriman.

    ➡️ Baca Juga: Iran Menyatakan AS Bertanggung Jawab atas Serangan yang Menewaskan Ratusan Siswa di Sekolah Putri

    ➡️ Baca Juga: Realme 16 5G: Smartphone Tipis dengan Daya Tahan Baterai Mirip Powerbank, Cuma Rp5 Jutaan

    Related Articles

    Back to top button