Michael Carrick Diperkirakan Dipecat Sebelum Tahun Baru Usai MU yang Lesu

Manchester United (MU) kembali mengalami kegagalan meraih kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Fulham pada matchday kelima Liga Inggris yang berlangsung di Stadion Craven Cottage pada hari Minggu, 20 September 2026.
Hasil imbang ini memunculkan spekulasi bahwa Michael Carrick mungkin tidak akan bertahan lama sebagai pelatih tim.
Spekulasi tersebut diungkapkan oleh mantan pemain Arsenal, Perry Groves, yang merasa bahwa posisi Carrick kini berada dalam tekanan berat menyusul performa buruk yang ditunjukkan oleh Manchester United di awal musim ini.
“Saya rasa, Michael Carrick tidak akan mampu bertahan hingga pertengahan musim,” ungkap Groves, seperti yang dilaporkan oleh talkSport.
Jika ramalan tersebut menjadi kenyataan, Carrick berpotensi tidak menyelesaikan satu tahun masa jabatannya sebagai pelatih Manchester United. Pelatih berusia 45 tahun ini mengambil alih posisi tersebut dari Ruben Amorim pada Januari 2026.
Tekanan terhadap Carrick semakin meningkat setelah MU gagal mendapatkan poin penuh saat menghadapi Fulham. Meskipun Setan Merah mendominasi jalannya pertandingan, mereka justru tertinggal lebih dulu di babak kedua.
Fulham membuka keunggulan pada menit ke-63 melalui gol bunuh diri dari Lisandro Martinez. MU baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-89, berkat gol dari Matheus Cunha yang memanfaatkan peluang dengan kaki kanan.
MU tidak berhasil mencetak gol tambahan hingga akhir pertandingan dan harus puas dengan satu poin yang mereka bawa pulang dari markas Fulham.
Dengan hasil tersebut, Manchester United saat ini baru mengumpulkan lima poin dari lima laga yang dimainkan di Premier League. Catatan ini sama dengan awal musim yang mereka alami pada 2014/2015, di mana mereka juga hanya meraih lima poin dari lima pertandingan pertama.
Selain hasil pertandingan, Groves juga memberikan perhatian pada performa tim saat melawan Fulham. Ia mencatat bahwa permainan MU terlihat kurang intens dalam memberikan tekanan kepada lawan.
“Saya melihat situasi ini dan berpendapat bahwa Man United bermain setengah-setengah,” ujar Groves.
“Ketika mereka mencoba menekan, usaha tersebut tampaknya dilakukan dengan setengah hati. Di sisi lain, ketika mereka bertahan dan mundur, mereka tidak memberikan tekanan kepada lawan yang menguasai bola di area pertahanan mereka sendiri,” tambah Groves.
Saat ini, Manchester United berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League dengan total lima poin dari lima pertandingan yang telah dimainkan.
➡️ Baca Juga: Putri Anne Mengonfirmasi Kembali Memeluk Agama Kristen dan Berhijab
➡️ Baca Juga: Microsoft Investasi Rp26 Triliun: Membangun Infrastruktur AI di Indonesia




