Hendarsam Marantoko Dilantik Sebagai Direktur Jenderal Imigrasi yang Baru

Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, telah resmi melantik Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi yang baru. Pelantikan ini menggantikan posisi yang sebelumnya diemban oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman.
Bersamaan dengan Hendarsam, Agus juga mengukuhkan Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Upacara pelantikan berlangsung di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta, pada hari Rabu.
Dalam sambutannya, Agus memberikan ucapan selamat kepada kedua pejabat yang baru dilantik, sekaligus menekankan bahwa jabatan yang diterima bukan hanya sebatas tugas administratif, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar.
“Semoga amanah yang kini diemban bukan sekadar menjalankan fungsi jabatan, melainkan juga menjadi teladan dalam hal profesionalisme dan etika kerja,” katanya.
Agus juga menyampaikan pesan filosofis yang penting kepada seluruh jajaran, mendorong para pejabat untuk melihat setiap momen sebagai kesempatan baru untuk memberikan kontribusi yang berarti, alih-alih terjebak dalam rutinitas semata.
“Setiap saat adalah kesempatan baru, dan apa yang kita jalani adalah sisa dari waktu kita. Mudah-mudahan sisa waktu yang ada bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Semoga kita tidak hanya tampak hidup, tetapi benar-benar hidup,” tutur Agus.
Ia mengingatkan bahwa seluruh jajaran harus melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu dan fokus ke depan dengan tujuan yang jelas, yaitu memberikan arti bagi sesama.
“Saudara sekalian telah mencapai puncak jabatan, namun arah yang akan diambil ke depan akan menentukan seberapa besar makna kehadiran Anda bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.
Kepada Hendarsam, Agus menyarankan agar menjadikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai acuan dalam mengembangkan serta mengoptimalkan berbagai kebijakan dan program keimigrasian.
“Harapan kami di bawah kepemimpinan Bapak, Imigrasi dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, menjadi instansi yang tepercaya, dan semoga bisa menjadi contoh bagi lembaga lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah, setiap individu di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak dapat lagi beroperasi dengan pendekatan lama. Membangun soliditas internal dan kolaborasi lintas fungsi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.
➡️ Baca Juga: Rusia Siap Menjadi Mediator Dalam Proses Perdamaian Antara AS dan Iran
➡️ Baca Juga: Fatalitas Kecelakaan Menurun 30 Persen, Kakorlantas Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali




