uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
bola

FAM Didorong untuk Menetapkan Tan Cheng Hoe sebagai Pelatih Timnas Malaysia Setelah Gagal Dapatkan Hajime Moriyasu

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mendapatkan desakan untuk segera menghentikan pencarian pelatih asing dan menetapkan Tan Cheng Hoe sebagai pelatih kepala permanen Timnas Malaysia.

Desakan ini muncul setelah kabar mengenai peluang untuk merekrut Hajime Moriyasu, mantan pelatih Timnas Jepang, dinyatakan tertutup. Moriyasu dikabarkan lebih memilih untuk melanjutkan karier kepelatihannya di Eropa.

Sebelumnya, harapan untuk menghadirkan Moriyasu ke skuad Harimau Malaya menguat setelah pengumuman bahwa masa baktinya di Timnas Jepang berakhir setelah Piala Asia 2027. Namun, pernyataan dari agen Moriyasu dan media lokal menunjukkan bahwa ambisi utamanya adalah melatih di klub-klub Eropa.

Legenda sepak bola Malaysia, Azlan Johar, berpendapat bahwa FAM sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini untuk memprioritaskan pelatih lokal. Ia menekankan bahwa catatan prestasi Tan Cheng Hoe selama menjabat sebagai pelatih interim telah menunjukkan kualitas dan kemampuannya dalam menyusun strategi yang efektif.

Selama masa jabatannya, Cheng Hoe berhasil membawa Malaysia mencapai semifinal ASEAN Championship 2026 dan meraih posisi ketiga di FIFA ASEAN Cup 2026, dengan kemenangan melawan Vietnam di laga terakhir.

“Pada saat ini, tidak ada gunanya membuang waktu dan sumber daya untuk mengejar pelatih dari luar. Kemenangan terbaru atas Vietnam adalah bukti nyata dari kemampuan taktisnya,” ungkap Azlan Johar.

Selain menghemat anggaran, penunjukan pelatih lokal seperti Cheng Hoe diharapkan dapat menimbulkan dampak positif berkelanjutan bagi ekosistem kepelatihan di dalam negeri. Pengetahuan mendalam Cheng Hoe tentang karakteristik pemain lokal dianggap sebagai keuntungan yang signifikan, tanpa perlu bergantung pada staf asisten internasional.

    ➡️ Baca Juga: Waka MPR Dorong Setiap Kebijakan Harus Tegakkan Prinsip Kesetaraan Gender

    ➡️ Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia di Liga Eropa: 2 Bintang Garuda Raih Kemenangan, Nathan Tjoe-A-On Terkenal

    Related Articles

    Back to top button