Eks Top Skor Belanda Batal Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia Karena Penolakan FIFA

Harapan Timnas Indonesia untuk mendapatkan tambahan striker berkualitas dari Eropa harus terhenti setelah Dean Zandbergen dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk memperkuat skuad Garuda.
Penyerang yang kini bermain untuk FC Dinamo Bucuresti itu terhambat oleh regulasi FIFA yang berkaitan dengan asal-usul keluarganya, yang ternyata cukup jauh dari garis keturunan yang diakui.
Meski menunjukkan performa mengesankan dengan mencetak banyak gol saat bermain untuk VVV-Venlo di liga kasta kedua Belanda pada musim 2025/2026, langkah Zandbergen untuk membela Indonesia harus terhenti.
Pemain berusia 25 tahun ini berhasil menjadi top scorer klubnya dengan mencatatkan 15 gol dalam kompetisi tersebut, menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang yang tajam.
Informasi tentang kegagalan proses naturalisasi Dean Zandbergen disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, yang menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.
Noor mengungkapkan bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memberikan konfirmasi mengenai kendala regulasi yang menghalangi sang pemain untuk memperkuat tim nasional.
“Sosok Dean Zandbergen gagal dinaturalisasi ke Timnas Indonesia karena garis keturunannya yang berasal dari tingkat buyut. Ini tentu menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar sepak bola di media sosial,” jelas Noor Korompot.
“Pelatih John Herdman juga mengonfirmasi bahwa masalah regulasi tersebut membuat striker dari Dinamo Bucuresti ini tidak dapat dimasukkan ke dalam rencana Skuad Garuda,” tambahnya.
Masalah utama yang dihadapi bukanlah kualitas atau kemampuan Zandbergen sebagai penyerang, melainkan pada garis keturunan yang dimilikinya.
Keturunan Indonesia yang dimiliki oleh Zandbergen diketahui berasal dari buyut, sehingga tidak memenuhi ketentuan FIFA yang mengatur jalur keturunan untuk pemain yang ingin membela timnas.
“Dean Zandbergen memiliki darah keturunan dari Depok melalui kakek buyutnya, yang merupakan generasi kelima,” ungkapnya.
Dalam hal kelayakan untuk membela tim nasional, FIFA menetapkan bahwa seorang pemain yang ingin memperoleh kewarganegaraan baru harus memenuhi syarat tertentu agar dapat mewakili negara tersebut.
Salah satu syaratnya adalah memiliki orang tua, kakek, atau nenek yang lahir di negara yang akan diwakilinya.
Oleh karena itu, hubungan keluarga yang hanya sampai pada buyut tidak cukup untuk memenuhi persyaratan FIFA dalam jalur keturunan.
Proses mendapatkan kewarganegaraan Indonesia juga tidak secara otomatis menjamin seorang pemain dapat tampil untuk Timnas Indonesia.
Dengan situasi ini, peluang Zandbergen untuk bergabung dengan skuad yang dilatih oleh John Herdman pun harus terhenti, meskipun sebelumnya namanya sempat ada dalam radar Timnas Indonesia.
➡️ Baca Juga: Orang Tua Korban Sudah Mengetahui Hubungan D4vd Sebelum Terjadinya Kasus Pembunuhan
➡️ Baca Juga: Peran Penting Nutrisi dalam Mempertahankan Imunitas Tubuh Selama Diet Ketat: Strategi SEO untuk Peningkatan Peringkat Google




