Yudai Yamamoto, Wasit Terkenal dengan Kartu dan Penalti di Pertandingan Persija Vs Persib di GBK

Jakarta – Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 12 September 2026, akan dipimpin oleh wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto.
Yudai Yamamoto adalah nama yang sudah cukup familiar bagi Persib Bandung. Di musim 2025/2026, wasit kelahiran Kyoto ini telah memimpin empat pertandingan yang melibatkan tim kebanggaan Bandung tersebut di kompetisi Super League.
Keempat laga yang dipimpin oleh Yamamoto adalah: Persijap Jepara melawan Persib Bandung pada 18 Agustus 2025, pertandingan antara Persib Bandung dan PSM Makassar pada 27 Desember 2025, Persib menghadapi Malut United pada 6 Februari 2026, serta duel melawan PSIM Yogyakarta pada 4 Mei 2026.
Dengan pengalaman tersebut, duel yang akan digelar di SUGBK ini menjadi kesempatan selanjutnya bagi Yudai Yamamoto untuk memimpin pertandingan yang melibatkan Persib.
Dalam perjalanan kariernya di kompetisi Indonesia, Yamamoto telah memimpin sebanyak 29 pertandingan. Rincian dari total tersebut meliputi 26 laga di Super League 2025/2026 dan tiga pertandingan di Championship 2025/2026.
Dari 29 pertandingan yang telah dipimpinnya, Yamamoto mencatatkan 108 kartu kuning, dua kartu kuning kedua, tiga kartu merah, dan memberikan 14 penalti kepada tim-tim yang bertanding.
Secara khusus, dalam kompetisi Super League, wasit yang berasal dari Jepang ini telah mengeluarkan 97 kartu kuning, satu kartu kuning kedua, tiga kartu merah, dan memberikan 14 penalti. Sementara di Championship, catatannya mencakup 11 kartu kuning dan satu kartu kuning kedua.
Lahir di Kyoto pada 4 Maret 1983, Yudai Yamamoto telah memperoleh lisensi wasit FIFA sejak tahun 2011 dan memiliki pengalaman memimpin pertandingan di tingkat internasional, termasuk di ajang AFC Champions League.
Yamamoto memulai kariernya sebagai wasit dengan mengikuti pendidikan di JFA Referee College pada tahun 2007 hingga 2008. Setahun kemudian, ia berhasil mendapatkan registrasi sebagai wasit Kelas 1 di Jepang, dan mulai memimpin pertandingan di kategori J2 pada tahun 2009-2010.
Setelah itu, pada tahun 2010, ia berhasil naik ke kategori J1 sebelum mendapat lisensi wasit FIFA pada tahun 2011. Dia kemudian diakui sebagai wasit profesional oleh JFA pada tahun 2015.
Dikenal memiliki kepribadian yang tenang namun tegas, Yamamoto juga aktif mempelajari bahasa Indonesia untuk memfasilitasi komunikasi dengan para pemain saat menjalankan tugasnya di lapangan.
➡️ Baca Juga: Ole Romeny Terkena Sanksi, Justin Hubner Cetak Gol Bunuh Diri: Nasib Pemain Timnas Indonesia Terancam?
➡️ Baca Juga: Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp136 Miliar kepada Korban Bencana di Sumatera



