SUV iCar V25 Siap Diluncurkan: Inovasi Terbaru Dalam Dunia Otomotif

iCar tengah mempersiapkan peluncuran SUV terbaru mereka, yaitu V25, yang memiliki desain bodi berbentuk kotak dan menggunakan sistem penggerak extended-range electric vehicle (EREV). Mobil ini ditempatkan di antara model iCar V23 dan V27, menggabungkan karakteristik SUV yang kuat dengan teknologi elektrifikasi mutakhir.
Dari segi desain, iCar V25 menampilkan karakter yang unik dengan lampu depan berbentuk bulat, atap datar, kaca depan yang tegak, serta pintu bagasi yang dapat dibuka dengan cara swing-out. Desain ini memberikan kesan bahwa SUV ini lebih mirip dengan kendaraan petualangan daripada crossover yang biasa terlihat di area perkotaan.
SUV ini memiliki dimensi panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.855 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.820 mm, dipadukan dengan pelek berukuran 21 inci dan ground clearance sebesar 197 mm, menjadikannya kendaraan yang siap menghadapi berbagai kondisi jalan.
Kemampuan iCar V25 untuk menjelajahi medan yang bervariasi didukung oleh sudut pendekatan 30 derajat dan sudut keberangkatan 28 derajat. Selain itu, SUV ini dilengkapi dengan side step permanen yang dapat menahan beban hingga 130 kilogram, memberikan kemudahan akses ke dalam kendaraan.
Dalam upaya meningkatkan efisiensi aerodinamis, iCar telah memasang active air intake di bagian depan. Sistem ini diklaim mampu mengurangi hambatan udara hingga 15 persen, meskipun desain kotak dari bodi kendaraan tetap menghadirkan tantangan tersendiri dalam aspek aerodinamika.
Di bagian belakang, terdapat kompartemen penyimpanan dengan kapasitas 22,7 liter yang terletak pada pintu bagasi. Ruang ini ideal untuk menyimpan barang-barang kecil seperti payung atau perlengkapan lainnya yang ingin dipisahkan dari ruang bagasi utama.
Dari sisi teknologi, iCar V25 dilengkapi dengan sensor LiDAR yang terpasang di atap. Sensor ini merupakan bagian dari sistem bantuan mengemudi Falcon Pilot 700+, yang dikembangkan oleh Chery bersama 26 sensor lainnya untuk meningkatkan pengalaman berkendara.
Keseluruhan sensor ini bekerja dengan dukungan chip ADAS Horizon Journey 6P yang memiliki kemampuan komputasi hingga 560 TOPS. Sistem ini dirancang untuk memungkinkan kendaraan melakukan perjalanan secara otomatis dari satu alamat ke alamat lainnya, baik di jalan perkotaan maupun di jalan tol. Namun, pengemudi tetap diharuskan untuk memantau kondisi kendaraan dan lingkungan sekitarnya.
Untuk sistem penggeraknya, iCar V25 mengadopsi konsep EREV, di mana mesin bensin berkapasitas 1,5 liter berfungsi sebagai generator yang menyuplai energi ke sistem kelistrikan, bukan sebagai penggerak utama roda. Pendekatan ini menjadikan SUV ini lebih ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi.
➡️ Baca Juga: Banjir Jakarta Hari Ini: 147 RT Terendam, Ketinggian Air Mencapai 1,7 Meter di Beberapa Wilayah
➡️ Baca Juga: AS Bantu Filipina Perkuat Metode Pelacakan Terhadap Bahan Berbahaya




