Peran Negara dalam Menyejahterakan Rakyat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Menurut Wantimpres

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bambang Soesatyo menegaskan bahwa dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan keseriusan negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat.
“Dua tahun pemerintahan ini memang belum cukup untuk menyelesaikan semua tantangan yang dihadapi bangsa. Namun, periode ini telah memberikan arah yang jelas, di mana negara perlu berperan lebih aktif dalam menjamin ketersediaan pangan, energi, gizi, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan desa, pertahanan, serta penguatan industri nasional,” ujar Bambang Soesatyo dalam pernyataannya di Jakarta pada Senin, 19 Oktober 2026.
Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Bambang menyampaikan bahwa Indonesia tidak hanya harus mengandalkan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga perlu mengelolanya secara bijaksana agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia menekankan pentingnya penguatan kedaulatan pangan, kemandirian energi, serta industri nasional, agar sumber daya negara bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
Bambang juga menyoroti beberapa pencapaian pemerintah yang layak untuk dievaluasi dengan objektif, salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi nasional.
“Badan Pusat Statistik melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 mencapai 5,11 persen. Di tengah ketidakpastian geopolitik, perlambatan ekonomi global, dan berbagai konflik internasional, pencapaian ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi nasional tetap terjaga,” jelasnya.
Dalam pernyataannya, Bambang juga merujuk pada data BPS yang menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 berada di angka 8,25 persen, dengan gini ratio sebesar 0,363, dan tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,85 persen pada Agustus 2025. Ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi, pengendalian kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja tetap berjalan meskipun ada tantangan global yang signifikan.
Beberapa program yang menjadi sorotan Bambang antara lain adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tidak hanya menjamin pemenuhan gizi bagi anak-anak, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di tingkat akar rumput.
Selain itu, proyek Kelurahan Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pembangunan kampung nelayan, serta infrastruktur desa dan pemulihan bagi pelaku UMKM juga menjadi fokus perhatian. Dia juga menekankan pentingnya hilirisasi dan penguatan sektor ekonomi strategis nasional, pengelolaan aset negara, serta penguatan Danantara.
Di sektor hukum, telah terjadi peningkatan kesejahteraan bagi aparat peradilan, serta pelaksanaan reformasi hukum yang diperlukan.
Oleh karena itu, Bambang mendorong pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan agar harga pangan tetap stabil dan petani dapat sejahtera, serta memperkuat program MBG sebagai investasi untuk generasi mendatang, dan menciptakan lapangan kerja yang produktif.
➡️ Baca Juga: Polda Metro Perkirakan 500 Massa Siap Mengikuti Demo di DPR Besok
➡️ Baca Juga: Latihan Ringan di Rumah Tanpa Alat untuk Kebugaran Optimal dan Efektif




