Erick Thohir Jamin Transfer Langsung Bonus ASEAN Para Games ke Rekening Atlet

Jakarta – Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah cepat dalam mencairkan bonus bagi atlet peraih medali ASEAN Para Games 2026. Pada tanggal 17 Maret 2026, dana apresiasi tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet melalui kolaborasi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia.
Inovasi ini menghadirkan cara baru dalam penyaluran bonus, yang sebelumnya sering kali berbelit-belit. Dengan sistem ini, dana akan langsung masuk ke rekening atlet, menjadikannya proses yang lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan bahwa sistem penyaluran ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Menurut arahan Bapak Presiden, seluruh dana bonus akan ditransfer langsung ke rekening atlet. Hal ini memastikan penerimaan yang lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran,” ungkap Erick.
Lebih dari sekadar pencairan bonus, Kemenpora juga bekerja sama dengan BRI untuk memberikan pendampingan kepada para atlet. Program ini mencakup literasi keuangan dan perencanaan finansial, agar bonus yang diterima bisa dikelola dengan baik untuk masa depan mereka.
Erick menekankan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar angka, melainkan bentuk nyata dari apresiasi negara terhadap pencapaian atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet Indonesia untuk terus berprestasi,” kata Erick.
Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para atlet, menilai perjuangan mereka sebagai sumber inspirasi bagi seluruh bangsa. Meskipun banyak tantangan, mereka tetap berjuang tanpa henti demi mengharumkan nama Merah Putih.
“Terima kasih kepada semua atlet Indonesia yang telah berjuang dengan luar biasa demi nama bangsa,” tutup Erick.
➡️ Baca Juga: Lucky Hakim Akui Tak Baca Detail Aturan Kepala Daerah ke Luar Negeri
➡️ Baca Juga: Kenaikan Harga Minyak Global Berpotensi Menambah Beban pada APBN Indonesia



