Prabowo Tegaskan Ancaman Terhadap Satgas PKH yang Melibatkan Keluarga dalam Target.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang terus melaksanakan tugas mereka meskipun menghadapi berbagai ancaman dan intimidasi. Ia menegaskan bahwa tekanan yang dialami tidak hanya ditujukan kepada petugas, tetapi juga kepada keluarga mereka.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan Tahap 8 di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada hari Selasa, 6 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa ia telah mengetahui adanya sejumlah individu yang mengalami ancaman selama menjalankan tugas mereka. Ia juga menyadari bahwa keluarga para petugas yang terlibat dalam penertiban kawasan hutan juga menjadi sasaran dari berbagai tekanan tersebut.
Prabowo menekankan bahwa ancaman terhadap jajaran pemerintah yang menjalankan tugas penertiban kawasan hutan tidak hanya mengincar individu yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, ancaman tersebut juga menyasar anggota keluarga mereka, yang seharusnya tidak terlibat langsung dalam situasi yang berisiko ini.
“Saya mengetahui ada rekan-rekan yang diancam, bahkan keluarga mereka juga menerima intimidasi,” ungkap Prabowo.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo di hadapan anggota yang terlibat dalam pelaksanaan tugas Satgas PKH.
Meskipun menyadari adanya ancaman dan tekanan di lapangan, Prabowo tetap memberikan apresiasi kepada para anggota yang tetap berkomitmen untuk menjalankan tugasnya. Ia mengakui keberanian mereka untuk tidak mundur meskipun menghadapi situasi yang sulit.
“Saya sangat menghargai dedikasi saudara-saudara yang tidak mundur, tidak gentar, dan tidak menyerah,” tegasnya.
Prabowo kemudian mengaitkan tugas yang diemban oleh jajaran pemerintah dengan upaya untuk membela kepentingan rakyat.
Ia menyatakan bahwa perjuangan ini terutama ditujukan untuk masyarakat yang berada dalam kesulitan dan tidak memiliki kemampuan untuk memperjuangkan hak-hak mereka sendiri.
“Saya berterima kasih kepada semua yang masih mau berjuang bersama saya. Berjuang untuk rakyat kita. Berjuang untuk mereka yang tidak bisa berbicara,” kata Prabowo.
Ia menambahkan bahwa kelompok masyarakat yang menjadi perhatian dalam perjuangan tersebut meliputi mereka yang tidak memiliki rumah dan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Prabowo menegaskan bahwa para anggota yang memilih untuk tetap menjalankan tugas dalam kondisi sulit ini tidak perlu merasa ragu. Ia berharap mereka tetap melaksanakan tanggung jawab yang telah diberikan kepada mereka.
➡️ Baca Juga: Koordinasi Berkelanjutan dengan KSSK Sesuai Ketentuan Undang-Undang yang Berlaku
➡️ Baca Juga: Terbaru: Kasus COVID-19 di Indonesia




