Sarwendah Berikan Penjelasan pada Thalia Terkait Perselisihan dengan Ruben Onsu

Jakarta – Memasuki usia 11 tahun, Thalia Putri Onsu mulai menyadari adanya beberapa permasalahan yang terjadi antara kedua orangtuanya, Sarwendah dan Ruben Onsu. Dalam situasi ini, Sarwendah memilih untuk tidak menutupi informasi dari putrinya. Sebaliknya, ia ingin membuka jalur komunikasi agar Thalia tidak mendapatkan pemahaman yang salah mengenai isu-isu yang beredar.
Sarwendah paham bahwa ia tidak dapat sepenuhnya mengontrol apa yang dilihat oleh Thalia di luar rumah. Terlebih, berita tentang kehidupan mereka sebagai keluarga sangat mudah ditemukan di berbagai platform media.
Oleh karena itu, Sarwendah mengingatkan Thalia untuk tidak menyimpan informasi yang membuatnya bingung atau merasa kesal. Ia berharap sang putri berani untuk datang kepadanya sebelum mempercayai kabar yang beredar.
“Selalu aku katakan padanya, ‘Cici, Bunda tidak bisa menghalangimu untuk melihat berita yang ada di luar sana’,” ungkap Sarwendah dalam tayangan Youtube, Senin (5/10/2026).
Menurut Sarwendah, ada beberapa informasi yang memang perlu ia sampaikan kepada Thalia. Ia pun menekankan pentingnya bagi putrinya untuk selalu terbuka jika menemukan berita tentang keluarga yang belum sepenuhnya ia pahami.
“Ya, ada beberapa hal yang akhirnya harus aku jelaskan. Tapi aku bilang padanya, ‘Cici, jika kamu melihat berita yang membuatmu bingung atau marah, kamu harus berbicara dengan Bunda,’” tambah Sarwendah.
Bagi Sarwendah, komunikasi adalah alat penting untuk membantu Thalia memahami situasi yang sedang berlangsung. Ia bersedia memberikan penjelasan tentang kenyataan yang ada dan juga mengingatkan putrinya agar tidak langsung mempercayai semua informasi yang muncul di dunia maya.
“Ceritakan pada Bunda agar aku bisa memberitahumu bagaimana kenyataannya. Karena berita di luar sana belum tentu semuanya benar,” tuturnya.
Sarwendah bahkan menyinggung masalah hoaks dan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI). Ia percaya bahwa Thalia, yang kini memasuki masa remaja, sudah cukup memahami bahwa tidak semua informasi yang beredar di internet dapat dipercaya.
“Cici juga tahu kan ada berita hoaks, dan kadang Cici juga lebih paham tentang AI. Dia mengerti bahwa tidak semua yang dia lihat itu benar. Jadi lebih baik jika Cici berbicara pada Bunda dan bertanya. Supaya kita bisa diskusikan bersama,” tutup Sarwendah.
➡️ Baca Juga: Laptop Tipis Menjadi Lebih Cerdas dengan Prosesor Terbaru yang Inovatif
➡️ Baca Juga: Iko Uwais Ditetapkan Jackie Chan Sebagai Juri Festival Film Aksi Internasional



