Karhutla Riau Terkendali: Siak Tanpa Api dan Kerumutan 4 Hari Bebas Titik Panas

Pekanbaru – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah rawan di Riau mulai menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Saat ini, kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud yang terletak di Kabupaten Siak telah dinyatakan terkendali, sementara Kecamatan Kerumutan di Kabupaten Pelalawan berhasil bebas dari titik api selama empat hari terakhir.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Akmadi, menyatakan bahwa kondisi positif ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang telah melakukan pemadaman dan pendinginan di berbagai lokasi yang terdampak.
“Alhamdulillah, penanganan karhutla di Siak dan Pelalawan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pemadaman intensif di beberapa lokasi kini bisa dihentikan secara bertahap, dan personel juga akan mulai dikembalikan ke basis mereka. Namun, kami tetap akan menjaga kewaspadaan,” ungkap Akmadi pada Rabu, 2 September 2026.
Di Siak, operasi pemadaman dan pendinginan di sekitar Taman Nasional Zamrud, khususnya di Kecamatan Dayun, telah selesai setelah berlangsung selama tujuh hari. Sekitar 30 hektare lahan yang terdampak telah ditangani dengan baik oleh tim yang terlibat.
Penyelesaian operasi ini ditandai dengan kegiatan Apel Konsolidasi Akhir Penanganan Karhutla yang dipimpin oleh Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, pada sore hari, Selasa, 1 September 2026.
Penanganan karhutla melibatkan personel dari berbagai instansi, termasuk Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni, BKSDA, serta tim pemadam kebakaran dari perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan tersebut.
Tak hanya di sekitar Taman Nasional Zamrud, proses pendinginan karhutla juga telah berhasil diselesaikan di Tasik Betung yang terletak di areal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.
Meskipun operasi pemadaman telah resmi berakhir, upaya pemantauan tetap akan dilakukan selama tiga hari ke depan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul.
Kondisi yang positif juga terlihat di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Kawasan ini, yang sebelumnya menjadi salah satu titik fokus penanganan karhutla di Riau, kini sudah empat hari tanpa terdeteksi adanya titik api.
Kapolres Pelalawan, Ajun Komisaris Besar Polisi John Louis Letedara, menyampaikan bahwa pemantauan menggunakan drone di Dusun Aur Kuning, Kerumutan, pada Selasa sore sekitar pukul 18.05 WIB, hanya menunjukkan adanya asap tipis di beberapa bagian lahan.
“Selama empat hari terakhir, tidak ada titik api yang terdeteksi. Hasil pantauan drone menunjukkan bahwa kondisi semakin terkendali, dengan hanya tersisa asap tipis di beberapa lokasi,” jelas John.
➡️ Baca Juga: Nelangsa Mitra Dapur MBG Tak Dibayar Yayasan
➡️ Baca Juga: Strategi Mengelola Saham Saat Target Keuntungan Belum Tercapai dengan Tenang dan Efektif




