Indonesia Dicoret FIFA Karena Tolak Israel, Dampak Pernyataan Trump Soal Iran di Piala Dunia

Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 telah memicu perdebatan hangat di kalangan pecinta sepak bola internasional. Ucapan ini juga menarik perhatian, terutama ketika beberapa pihak membandingkannya dengan situasi Indonesia yang dicoret oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 akibat penolakan terhadap kehadiran Timnas Israel.
Trump mengungkapkan bahwa kehadiran Timnas Iran di Piala Dunia 2026, yang sebagian besar akan berlangsung di Amerika Serikat, dinilai kurang tepat. Pernyataan tersebut muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran setelah serangan terhadap beberapa kota di Iran pada akhir Februari lalu.
Dalam sebuah unggahan di media sosial pada 12 Maret 2026, Trump mengindikasikan bahwa meskipun Iran diizinkan untuk berpartisipasi dalam turnamen sepak bola internasional tersebut, ia meragukan keamanan kehadiran mereka di tengah kondisi konflik yang ada.
“Tim Nasional Sepak Bola Iran diperbolehkan untuk hadir di Piala Dunia, namun saya sangat meragukan apakah itu pantas demi keselamatan mereka,” kata Trump.
Piala Dunia 2026 direncanakan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini akan diselenggarakan di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Reaksi dari Timnas Iran pun tidak kalah cepat. Melalui akun Instagram resminya, tim yang dikenal dengan julukan Melli Team tersebut mempertanyakan peran Presiden AS dalam menanggapi partisipasi mereka di turnamen yang ditangani oleh FIFA.
“Piala Dunia adalah sebuah ajang yang bersejarah dan bersifat internasional, di mana pengaturannya adalah FIFA, bukan negara mana pun,” tulis mereka dalam pernyataan tersebut.
Timnas Iran juga merespons dengan sinis pernyataan Trump, menegaskan bahwa tidak ada pihak yang berwenang untuk mengecualikan mereka dari turnamen ini.
“Tentu saja tidak ada yang dapat mengeluarkan tim nasional Iran dari Piala Dunia. Satu-satunya negara yang dapat dipertanyakan adalah negara yang hanya memiliki gelar tuan rumah tetapi tidak dapat menjamin keamanan bagi tim yang berpartisipasi dalam kompetisi global ini,” lanjut pernyataan tersebut.
Berdasarkan hasil undian yang telah dilakukan, Iran tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Semua laga fase grup Timnas Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat, khususnya di Los Angeles dan Seattle. Situasi ini semakin sensitif mengingat kondisi hubungan politik antara kedua negara yang sedang memanas.
➡️ Baca Juga: Polisi Periksa 44 Saksi Kasus Kematian Mahasiswa UKI
➡️ Baca Juga: Iran Luncurkan Serangan Terhadap Kapal Tanker Amerika di Teluk Persia




