Danantara Menunjuk Perusahaan China untuk Mengelola Proyek Pengolahan Sampah PSEL Bogor Raya

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, yang dikenal sebagai Danantara Indonesia, telah mengumumkan pemilihan mitra strategis untuk mengelola fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di kawasan Bogor Raya, Jawa Barat.
Setelah melalui proses seleksi ketat yang melibatkan sejumlah perusahaan internasional dengan pengalaman yang luas, Danantara memilih Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. sebagai mitra pengelola untuk proyek PSEL di daerah tersebut.
Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, menekankan bahwa penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah krusial dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan berlandaskan tata kelola yang baik, serta menerapkan standar operasional yang tinggi.
“Mitra yang terpilih diharapkan dapat mempertahankan kinerja operasional yang stabil, mematuhi semua regulasi yang berlaku, serta aktif menjalin hubungan dengan komunitas setempat,” ungkap Pandu dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Sabtu (14/3/2026).
Menunjuk mitra pengelola untuk fasilitas di Bogor Raya sejalan dengan penerapan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, yang mendorong percepatan program pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Langkah ini dianggap sebagai tonggak penting dalam inisiatif Waste-to-Energy (WtE) yang diusung oleh Danantara, yang bertujuan untuk mengatasi masalah sampah perkotaan dan mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA).
“Mitra pengelola diwajibkan untuk membentuk konsorsium yang dapat mendorong transfer teknologi dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta perusahaan-perusahaan di Indonesia,” papar Pandu.
Fasilitas WtE yang akan dikembangkan di Bogor Raya berfokus pada keandalan operasional, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, dan kerjasama yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan lokal.
Inisiatif ini juga sejalan dengan mandat Danantara untuk meningkatkan investasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pandu menegaskan bahwa Danantara berkomitmen untuk mengedepankan prinsip tata kelola yang kuat di setiap tahap pelaksanaan proyek, termasuk transparansi dalam proses dan upaya mitigasi risiko.
“Danantara bertekad untuk mendorong solusi pengelolaan sampah yang terpadu, yang dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat di berbagai daerah,” tegasnya.
Sebelumnya, Danantara juga telah menunjuk Wangneng Environment Co., Ltd. sebagai operator untuk proyek pembangkit Waste-to-Energy di Kota Bekasi.
➡️ Baca Juga: Kata Jokowi soal Tudingan Gratifikasi Jet Pribadi Kaesang
➡️ Baca Juga: Jalan di Kebon Manggis Ambles akibat Turap Longsor




