Transjakarta Rincikan Kronologi dan Penyebab Konflik Pramudi BRT dengan Pengemudi BYD

Jakarta – Transjakarta telah mengungkapkan rincian mengenai insiden antara pramudi Bus Rapid Transit (BRT) dan seorang pengemudi mobil listrik BYD yang terjadi di Jalan Panjang, Kelapa Dua Sasak, Jakarta Barat pada Rabu, 4 Maret 2026.
“Benar, kami mengonfirmasi bahwa yang terlibat adalah pramudi dari operator BMP 240369 yang melayani rute koridor 8 (Lebak Bulus – Pasar Baru),” ungkap Ayu Wardhani, Kepala Departemen CSR dan Humas Transjakarta, saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Menurut penjelasan Ayu, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa insiden tersebut tidak disebabkan oleh tabrakan, seperti yang ramai dibicarakan dalam video yang beredar, melainkan akibat pengemudi mobil pribadi yang masuk ke jalur busway, sehingga membahayakan keselamatan perjalanan bus.
“Awalnya, kendaraan pribadi tersebut memasuki jalur busway. Karena situasi ini, pramudi melakukan manuver untuk menghindari benturan, dan kemudian menghentikan bus untuk berkomunikasi dengan pengemudi mobil tersebut,” jelas Ayu.
Ia juga menambahkan bahwa saat terjadi perdebatan, posisi pengemudi mobil pribadi itu sudah kembali ke jalur reguler.
Meskipun pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi mobil menjadi pemicu utama insiden ini, Transjakarta menyayangkan sikap reaktif dan emosional yang ditunjukkan oleh pramudi dalam situasi tersebut.
“Kami tidak membenarkan tindakan pramudi yang terlibat dalam cekcok dan menunjukkan sikap tidak santun. Setiap pramudi harus menjaga profesionalisme dan etika berkendara dalam segala kondisi,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan terkait insiden ini, Transjakarta sedang memproses pramudi tersebut untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
“Saat ini, kami tengah melakukan investigasi dan pembinaan internal. Jika terbukti ada pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP), pramudi akan dikenakan sanksi yang tegas,” tambahnya.
Sebelumnya, sebuah video yang diunggah di Instagram oleh akun @warga.jakbar, menunjukkan seorang pramudi berseragam lengkap menghampiri sebuah mobil listrik BYD yang terparkir di sebelah separator busway.
Dalam video tersebut, pramudi terlihat sangat emosional dan berkali-kali menunjuk ke arah pengemudi di dalam mobil yang tertutup jendela, sembari memberikan teguran dengan nada keras.
Pramudi tersebut bahkan sempat memasukkan tangannya ke dalam mobil saat pengemudi membuka kaca, sebelum akhirnya ia mundur dan mobil listrik itu meninggalkan lokasi dengan cepat.
➡️ Baca Juga: Ponpes Dalwa: Inovasi Pendidikan untuk Masa Depan Indonesia
➡️ Baca Juga: Prabowo Dukung Penyitaan Aset Koruptor, Kode RUU Perampasan Aset?




