Yayasan Dharmais Gelar Operasi Katarak Gratis di Kulonprogo

0
73

Minggu, 04 Maret 2018 / 14:46 WIB  Editor : Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sejak berdiri pada 1975, Yayasan Dharmais telah berkontribusi membantu pemerintah mengatasi tingginya jumlah penderita katarak, bibir sumbing dan operasi kornea mata hingga pemberian dan santunan lewat peningkatan gizi masyarakat, baik ke panti asuhan, panti jompo, maupun panti weda.

“Tak hanya itu, Yayasan Dharmais juga rutin menggelar pendidikan kewirausahaan dan pelatihan usaha produktif bagi anak jalanan dan remaja putus sekolah. Bahkan, Yayasan Damandiri juga turut mendirikan rumah sakit kanker Dharmais yang kini menjadi rujukan se-Indonesia,” ujar Ketua Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita, saat gelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat, di RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, Wates Kuklonprogo, Minggu (04/03/2018).

Operasi katarak gratis yang diadakan guna memperingati Bulan Maret Bulan Pak Harto Bapak Pembangunan ini, juga bekerja sama dengan Perdami, Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Mewakili keluarga besar HM Soeharto, Siti Hediati Haryadi, mengatakan, Yayasan Dharmais sebagai satu dari delapan yayasan yang didirikan oleh Pak Harto, terus berupaya memberikan dharma baktinya kepada masyarakat Indonesia. Hal itu sesuai dengan cita-cita Pak Harto untuk membantu masyarakat dan rakyat Indonesia.

“Yayasan-yayasan Pak Harto bisa terus eksis karena kita menjalankannya sesuai amanah pendiri, tidak menyalahgunakan keuangan yayasan. Semua semata-mata hanya untuk rakyat. Muhah-mudahan kita bisa terus berkontribusi untuk rakyat sampai akhir zaman,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, dengan angka harapan hidup yang cukup tinggi mencapai 75 persen, angka penderita katarak di Kabupaten Kulonprogo menjadi cukup tinggi. Yakni, mencapai 4 per 1000 penduduk.

Dengan jumlah penduduk mencapai 450.000 jiwa, maka Pemerintah Kabupaten Kulonprogo setidaknya harus melakukan 400 operasi katarak. Hal itu tidak mungkin dilakukan sendiri oleh pemerintah.

“Karena itu, kita sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Yayasan Dharmais ini dalam membantu masyarakat Kulonprogo,” katanya. (Van)

sumber :krjogja.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here