Pak Harto dan Pramuka Karakter Bangsa

0
30

“BERSAMA Almarhumah Ibu Tien Soeharto yang sejak kecil ak-tif di kepanduan, Pak Harto meng-hibahkan tanah seluas 200 hek-tar di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, untuk dijadikan bumi perke-mahan Pramuka. Ini hanya seba-gian kecil dari kepedulian Pak Harto kepada Gerakan Pramuka.” Itulah kata-kata Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Ka Kwarnas) Prof Dr dr H Azrul Azwar, MPH mewakili seluruh anggota Ger-akan Pramuka. Ka Kwarnas saat itu menyampaikan duka cita atas wafatnya mantan Presiden Soehar-to pada 27 Januari 2008. Pak Har-to adalah juga mantan Ketua Maje-lis Pembimbing Nasional (Ka Mabi-nas) Gerakan Pramuka. Bagi Ger-akan Pramuka, jasa Pak Harto tak terbilang.

Untuk pertama kalinya, Gerakan Pramuka memiliki bumi perkema-han berkat jasa Pak Harto. Lahan
sumbangan Pak Harto itu kemu-dian dinamai “Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur”. Bumi Perke-mahan Wiladatika kerap digunak-an untuk arena Jambore Nasi-onal (Jamnas) sejak 1973. Itulah Jamnas pertama setelah Gerakan Pramuka resmi dilahirkan pada 14 Agustus 1961. Untuk pertama ka-linya pula, Jamnas itu diikuti oleh Pramuka dari Papua. Tak hanya itu, Pak Harto dan Ibu Tien memberi bingkisan berupa se-ragam Pramuka kepada puluhan ribu peserta dari Pramuka Peng-galang itu.

Pada masa Pak Harto menjadi Ka Mabinas, Gerakan Pramuka pun tumbuh pesat. Bila sebelumnya hanya ratusan ribu, jumlah ang-gota Pramuka di Indonesia menin-gkat cepat hingga mencapai sampai belasan juta. Saat itulah, Pramuka tumbuh menjadi organisasi kepan-duan terbesar dalam jumlah ang-gota di dunia. Kini jumlah anggota Gerakan Pramuka tercatat lebih daripada 20 juta. Perhatian Pak Harto kepada Ger-akan Pramuka tak main-main. Pak Harto pernah melunasi iuran ke-anggotaan Gerakan Pramuka senilai US$500.000 di World Organization of Scout Movement (WOSM), organ-isasi induk kepanduan dunia. Jum-lah iuran yang harus dibayar me-mang cukup besar, mengingat jum-lah anggota Gerakan Pramuka juga terhitung paling banyak di dunia.

Pada masa Pak Harto mem-bimbing Gerakan Pramuka, pem-bangunan berbagai sarana dan prasarana Gerakan Pramuka ter-us ditingkatkan. Selain Bumi Perkemahan Wiladatika di Cibu-bur yang semakin lengkap sa-rananya, dibangun pula berbagai bumi perkemahan di berbagai daerah. Sarana pendidikan dan latihan untuk pembina Pramuka juga disediakan Pak Harto, seperti Pusat Pendidikan Kader (Pusdika)
Gerakan Pramuka yang kini ber-ganti nama menjadi Lembaga Pen-didikan Kader Gerakan Pramuka
Tingkat Nasional (Lemdikanas), juga di Cibubur.

Di kawasan Cibubur juga, para anggota Pramuka dapat berla-tih dan berkegiatan di air, kare-na tersedianya sarana kegiatan di Danau Situbaru. Disediakan pula
air strip dan sejumlah pesawat layang untuk para Pramuka yang menggemari kegiatan dirgantara.
Gedung Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Jalan Medan Merde-ka Timur, Jakarta Pusat, juga di-modernisasi bekerja sama dengan Pertamina berkat saran Pak Har-to.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here